Kepala LLDikti : Wisudawan UMI, Lulusan Kampus Peringkat Nasional dan Internasional

  • Whatsapp
Kepala LLDikti : Wisudawan UMI, Lulusan Kampus Peringkat Nasional dan Internasional

MAKASSAR.UPEKS.co.id—-UMI semakin matang dalam menyiapkan alumni berkualitas baik untuk memenuhi pasar kerja di instansi pemerintah/swasta atau menjadi enterpreneur berkarakter global.

Itu terverifikasi dari berbagai capaian UMI dalam berbagai pemeringkatan baik nasional maupun Internasional, dimana kampus swasta terakreditasi A pertama di pulau Jawa ini menempati posisi 98 sebagai perguruan tinggi Islam terbaik dunia dan 64 untuk klasterisasi perguruan tinggi oleh Kemendikbud RI.

Bacaan Lainnya

Hal ini diamini Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Prof. Dr Jasruddin Daud, M.Si pada wisuda UMI hari pertama di periode pertama 2021, secara virtual, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) itu, UMI memiliki berbagai infrastruktur yamg maju untuk kebutuhan akademik maupun non-akademik sebagai bekal pertarungan di lapangan setelah menjadi alumni.

“Terimakasih atas kerjakeras anda. Seperti itulah dunia akademik ada suka maupun duka. Mereka (alumni) telah memiliki Ilmu pengetahuannya cukup untuk bersaing dalam medan yang lebih luas di masa akan datang yakni memperebutkan dunia kerja atau kesempatan kesempatan yang lain,” tegas Prof Jasruddin.

“Olehnya itu percayalah kemampuan anda telah mumpuni,” sambung Prof Jasruddin.

Prof Jas, sapaannnya menyebutkan, para alumni harus berbangga sebagai luaran kampus terkemuka sekaliber UMI yang sangat
diperhitungkan.

“UMI sebuah kampus terkemuka di negeri ini bahkan diperhitungkan dalam dunia internadional. UMI telah melakukan berbagai macam inovasi itu berarti anda adalah luaran perguruan tinggi yang memiliki kreatifitas, inovasi yang tinggi,” beber Jasruddin.

Sementara itu, Rektor UMI Prof. Dr. H Basri Modding, S.E, M.Si menjelaskan, komitmen UMI untuk persiapkan alumni yang berkualitas tidak perlu diragukan lagi.

Salah satu buktinya, proses akademik di UMI tetap berjalan normal bahkan lebih maju lagi dengan sistem kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).

“Pandemi Covid 19 belum berakhir, namun demikian tidak menyurutkan gerak langkah Civitas Akademika UMI dengan berbagai kegiatan produktifitas yang dilaksanakan secara daring,” ujarnya.

Proses akademik belajar mengajar secara virtual melalui kalam.umi.ac.id.,kegiatan ilmiah, seminar, diskusi, dan workshop melalui Webinar, termasuk kegiatan keagamaan, pesantren Ramadhan, pencerahan qalbu, semua dilaksanakan secara daring,” tutur Guru Besar FEB UMI ini.

Komitmen dan konsistensi UMI, kata Prof Basri Modding, terbukti dengan capaian prestasi yang diraih, baik institusi, Dosen dan Mahasiswa yang terus terukir dalam berbagai tingkatan kontestasi di semua tingkatan.

Lebih jauh, mantan Direktur Program Pascasarjana UMI ini menerangkan, UMI merespon tantangan revolusi industry 4.0 lalu kemudian akan memasuki revolusi society, atau masyarakat 5.0 yang mana tenaga manusia secara signifikan tergantikan dengan mesin-mesin otomatis berbasis kontrol digital.

“Era perubahaan saat ini butuh SDM kompetitif, inovatif, dan berkarakter yang mampu bersaing di tingkat global. Saat ini yang dibutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki keandalan intelejensi, tapi tuntutan untuk menjadi manusia yang berkarakter yang relijius, menjunjung tinggi kebenaran dan memikul tanggung jawab social dan cerdas melihat peluang untuk mampu memberikan kemanfaaatan untuk diri dan lingkungannya,” beber Prof Basri
Modding.

Wisuda yang akan berlangsung hingga Senin, 12 April 2021 ini diiukti sebanyak 2234 peserta. Artinya, jumlah alumni UMI sampai saat ini telah berjumlah 108.660 orang, kata Humas UMI, Hj Nurjannah Abna. (rls).

Pos terkait