Kejari TakalarTetapkan Dirut PDAM Tersangka Kasus Proyek AMDK

  • Whatsapp
Kejari TakalarTetapkan Dirut PDAM Tersangka Kasus Proyek AMDK

TAKALAR.UPEKS..co.id— Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar TEtapkan Direktur Utama (Dirut) PDAM Takalar, Jamaluddin Nombong sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tahun anggaran 2018, Selasa (6/4/2021).

Jamaluddin ditetapkan sebagai tersangka usai diperiksa selama enam jam oleh tim penyidik Pidsus Kejari Takalar.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Takalar, Suwarni Wahab mengatakan, JN ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengadaan AMDK yang ada di PDAM Takalar.

“Iya saat ini kami sudah menahan dua tersangka yang diduga terlibat kasus korupsi pada proyek pembangunan Pabrik dan pengadaan mesin AMDK tahun 2018,” kata mantan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bantaeng ini.

Suwarni menegaskan, saat ini pihaknya terus bekerja dan melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi. “Kami bekerja selama kurun waktu 30 hari dan telah menetapkan dua tersangka.

”Mengenai keberadaan badan pengawas PDAM masih dalam tahap pendalaman, dan tambahan tersangka masih memungkinkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejari Takalar juga telah menetapkan satu tersangka berinisial T dalam kasus dugaan korupsi proyek tersebut. T diduga berperan sebagai Direktur PT LT atau rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan, pengadaan pabrik AMDK di PDAM.

Diduga mesin yang digunakan tersangka T pada proyek pembangunan, pengadaan AMDK di PDAM Takalar adalah mesin bekas sehingga negara dirugikan Rp1,2 miliar.(penulis berita: rif).