BNI-Pemkab Soppeng Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Petani Jagung

  • Whatsapp
BNI-Pemkab Soppeng Bersinergi Tingkatkan Kesejahteraan Petani Jagung

MAKASSAR, UPEKS.co.id– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Wilayah 07 (Sulsel-Sulbar- Sultra-Maluku) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Adhy Multi Quality, selaku perusahaan lokal yang bergerak di sektor pertanian khususnya jagung, yang ada di Kabupaten Soppeng
yang nantinya menjadi offtaker/penjamin pasar bagi petani jagung.

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan Pemimpin BNI Cabang Sengkang Syamsul Kamar dan Direktur PT Adhy Multi Quality, Fitri Septiani Fachyuddin.

Bacaan Lainnya

Hadir menyaksikan Pemimpin BNI Wilayah 07 Hadi Santoso, Wakil
Bupati Soppeng H Lutfi Halide, dan Forkopinda Kabupaten Soppeng, di Lapangan Tetewatu, Kecamatan Lilirilau, Soppeng, Selasa (6/4/2021).

Pemimpin BNI Wilayah 07 Hadi Santoso menyampaikan bahwa BNI sangat mendukung program pemerintah khususnya dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, termasuk sektor pertanian yang merupakan sektor unggulan di Sulsel, terkhusus di Kabupaten Soppeng, yang mana Kabupaten Soppeng merupakan salah satu
kabupaten dengan produksi komoditas jagung yang potensial.

“Saat ini BNI juga telah menyalurkan KUR kepada para petani khususnya komoditi jagung di Soppeng yang telah diserahkan secara simbolis kepada 10 petani jagung. Hal ini tidak menutup kemungkinan BNI terus mengembangkan support pembiayaan KUR ke komoditi hasil pertanian lainnya seperti padi, kedelai, cacao dll,” katanya.

“Mengingat potensi pembiayaan di Kabupaten Soppeng yang cukup besar dimana berdasarkan data Calon Petani Calon Lahan (CPCL) Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng sebesar 12 ribuan dan saat ini kami telah melakukan pendataan dan verifikasi awal diperoleh 3.430 untuk petani jagung dengan luas lahan sekitar 4.000
hektare,” sambung Hadi Santoso.

Hadi Santoso menjelaskan, untuk menjamin penyerapan hasil pertanian para petani, BNI telah menggandeng PT Adhy Multi Quality sebagai perusahaan off taker, yang nantinya akan menjamin penyerapan hasil panen dari petani.

“Sehingga diharapkan ada kepastian hasil panen petani sesuai dengan harga pasar. Kami juga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Soppeng kiranya dapat mensupport dalam bentuk
pendampingan dari para penyuluh pertanian yang ada di setiap lokasi. Sehingga dengan adanya sinergi dan kolaborasi para stakholder, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani karena kami berkomitmen Bersama BNI, Petani Maju dan Sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, H Lutfi Halide menyampaikan, pemerintah nantinya tidak hanya mensupport,
tetapi bersama dengan Forkopimda juga akan ikut mengawal, karena pemerintah sangat mengharapkan peningkatan taraf hidup para petani. (eky)

Pos terkait