ANEKA

Tingkatkan Kualitas Laporan. Pemkab Sidrap Bimtek LPPD

Tingkatkan Kualitas Laporan. Pemkab Sidrap Bimtek LPPD

SIDRAP UPEKS.co.id— Meningkatkan kualitas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Bagian Tata Pemerintahan Setda gelar bimbingan teknis.

Bimtek diikuti Tim Penyusun LPPD Sidrap, dilaksanakan 6 hingga 8 Maret 2021 di Hotel Grand Asia Makassar.

Bertindak  narasumber, Inspektur Daerah Kabupaten Sidrap dan Tim dari Inspektorat Daerah Propinsi Sulsel.

Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi saat mewakili Bupati Sidrap membuka acara tersebut, Sabtu 6 Maret 2021 malam menyatakan, salah satu kewajiban pemerintah daerah adalah menyampaikan LPPD kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernur.

“Laporan ini disusun dengan pengumpulan data yang diperlukan sesuai dengan indikator kinerja, dan wajib diverifikasi atau divalidasi oleh inspektorat daerah,” ujar Sudirman didampingi Kabag Tata Pemerintahan Sidrap, Fandy Anshari.

Lanjut Sudirman Bungi menjelaskan, LPPD digunakan sebagai dasar evaluasi penyelenggaraan Pemda Daerah, penilaian, perumusan kebijakan, dan pembinaan yang akan dilakukan oleh kementerian dan lembaga pemerintah non kementerian.

“Dalam LPPD tersebut bisa dinilai kinerja dari penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang diukur dari indikator- indikator yang sudah ditentukan per sektor atau tiap-tiap urusan. Indikator tersebut berbeda-beda untuk setiap bidang,” ungkap Sudirman Bungi.

Tingkatkan Kualitas Laporan. Pemkab Sidrap Bimtek LPPD

Mantan Kepala Bappeda Sidrap itu mengingatkan, penyusunan LPPD harus mencantumkan pencapaian atau realisasi aktual dari program-program yang sudah direncanakan pada awal periode kerja beserta bukti dokumen kerja yang membuktikan pencapaian tersebut.

“Untuk itulah maka menjadi penting untuk diperhatikan, agar penyusunan LPPD ini harus sesuai ketentuan dan aturan yang telah ditetapkan yang meliputi indikator kinerja kunci (IKK), elemen data, serta data dukung yang valid,” terang Sudirman Bungi.

Ditambahkan Sudirman Bungi, adanya perubahan regulasi dan mekanisme pelaporan secara elektronik (e-LPPD) juga menjadi alasan mendesak untuk segera dilakukan bimtek.

“Untuk mengakselerasi proses adaptasi terhadap aturan baru dan teknik penyampaian laporan melalui aplikasi e- LPPD,” ujarnya.

Diketahui, mekanisme pelaporan melalui aplikasi e-LPPD, baru diterapkan pada 2 tahun terakhir yaitu 2020 dan 2021, sebelumnya dilakukan secara manual.

Demikian pula proses review LPPD oleh tim review dari Inspektorat juga sudah harus dilakukan melalui e-lppd tersebut.

“Oleh karena itu, pelaksanaan bimbingan teknis penyusunan LPPD ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dari dokumen LPPD yang akan kita susun,” tandas Sudirman Bungi. (Risal Bakri).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top