Tidak Ada Ruang Bernapas Bagi Pelaku Tipikor di Takalar

  • Whatsapp
Tidak Ada Ruang Bernapas Bagi Pelaku Tipikor di Takalar

TAKALAR,UPEKS.co.id— Kejari Takalar, Salahuddin silaturahmi dengan para penggiat antikorupsi dan wartawan di kabupaten Takalar. Kegiatan dikemas dikemas dalam bentuk silaturrahmi, untuk bisa sharing informasi terkait kondisi Takalar selama ini.

Pertemuan digagas pihak kejaksaan Negeri Takalar, agar kedua organisasi tersebut bisa saling mengenal satu sama lain.

Bacaan Lainnya

“Untuk memperlancar tugas kejaksaan khususnya dalam mengungkap kasus dugaan korupsi, tentunya peran media dan LSM kami sangat dibutuhkan supportnya. Sehingga teman penyidik kejaksaan bisa bekerja dengan baik dalam penuntasan setiap kasus yang ditangani kejaksaan.”ujar Kajari Takalar, Salahuddin SH,MH.

Menurut, Salahuddin, dia mengingatkan anggotanya tidak bermain-bermain dalam penegakan hukum perkara korupsi.

“Jika dalam menangani korupsi dan sudah dalam tahap penyidikan segera tetapkan tersangka,siapapun dan jangan beri ruang bagi pelaku tindak pidana korupsi (tipikor) dan merugikan negara” tegas Kajari di warkop Dottoro, Kelurahan Kalabbiran, Kecamatan Pattallassang, Takalar, Jumat sore (5/3/21).

”Kami tidak punya taring jika teman wartawan dan LSM tidak membantu kami. Mari kita bersinergi untuk mengungkap kasus tindak pidana korupsi d ikabupaten Takalar hingga keakar-akarnya.

“Dukung kami dalam menegakan hukum, kami tidak berarti apa-apa tanpa dukungan teman-teman wartawan dan LSM di Takalar,” kata mantan kasipidus Kejari Mamuju itu.

Lebih jauh Salahuddin menegaskan, ia menginstruksikan agar tim penyidik dan teman kejaksaan, agar jangan ada yang main dalam pengusutan kasus yang dilaporkan masyarakat wajib ditindaklanjuti hingga tuntas. Jangan coba ada yang main-maian saat melakukan penyidikan.

“Apalagi kasus korupsi tidak ada toleransi bagi pelaku. Tentunya teman LSM silakan laporkan jika menemukan perbuatan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Ditegaskannya, jika ada yang berani intervensi, laporkan pada saya. Nanti saya akan laporkan untuk diproses secara berjenjang,” pungkasnya. (Jahar).

Pos terkait