Sementara, Delapan Korban Teridentifikasi Akibat Bunuh Diri di Gereja Katedral

  • Whatsapp

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Akibat bom bunuh diri di Gereja Katedrar, Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Minggu (28/3/21) sekitar pukul 08.00 WITA, mengakibatkan sejumlah korban jiwa.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, bom bunuh diri itu mengakibatkan sedikitnya delapan korban luka-luka. Saat ini para korban sementara dirawat di RS Akademis di Jl Jenderal Yusuf eks Jl Bulu Saraung, kota Makassar.

Bacaan Lainnya

“Ada delapan korban dirawat di Rumah Sakit Akademis akibat ledakan bom bunuh diri itu, ” kata salah seorang anggota Polri yang tengah melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Bom bunur diri itu diduga bersumber dari salah mobil berwarna biru. Saat ini, potongan badan yang diduga pelaku bom Bunuh diri masib berserakan di jalanan di Jl.Kajaolalido.

Ledakan besar yang sempat mengagetkan warga itu, bukan hanya terdengar di Jl Kajaolalido, namun juga terdengar di Jl Ahmad Yani, Jl Kartini, Jl Amanggappa dan disejumlah lokasi lainnya.

Ledakan yang cukup keras itu, awalnya warga mengira guntur. Namun, ternyata ledakan besar itu bersumber dari bom bunuh diri di Gereja Katedral.

“Saya kita Guntur, karena ledakan besar itu saya dengar pas mau lewat di lokasi tapi tidak jadi. Ledakan itu terjadi pada saat warga umat kristiani hendak ibadah. Untungnya mereka belum ibada, ” kata salah satu warga yang mendengar ledakan itu saat ditemui di lokasi kejadian.(Jay)

Pos terkait