MAKASSAR CITY

Legislator M Yahya Sebut Anak Perlu Perlindungan

Legislator M Yahya Sebut Anak Perlu Perlindungan

Makassar, Upeks.co.id–Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan agar bisa tumbuh dengan baik. Oleh karenanya orang tua patut mengetahui hak anak, seperti halnya hak untuk bermain, hak untuk mendapatkan pendidikan, perlindungan, mendapatkan makanan, akses kesehatan, dan lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar  M Yahya, saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Tahun Anggaran 2021 Angkatan III bertema Peraturan Daerah Kota Makassar Kota Makassar Nomor : 5 Tahun 2018, Tentang Perlindungan Anak, di Hotel Dalton Makassar, Minggu (14/3/2021).

“Kami sebagai anggota dewan Kota Makassar dalam Tupoksinya (tugas pokok dan fungsinya, red) hadir memberikan pemahaman ke masyarakat melalui sosialisasi pentingnya memberikan terhadap perlindungan anak,” ujar legislator dari Partai Nasdem ini.Legislator M Yahya Sebut Anak Perlu Perlindungan

Staf Ahli DPRD Kota Makassar Dr. Zainuddin Djaka dalam materinya menyebutkan bahwa anak berhak mendapatkan perlindungan tidak hanya dari kedua orang tua, tetapi semua pihak, diantaranya, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara.

Legislator M Yahya Sebut Anak Perlu Perlindungan

Orang tua tidak boleh memaksakan kehendak, tak terkecuali dalam pernikahan apalagi belum cukup umur. Anak, kata dosen di Universitas Patria Artha ini, oleh orang tuanya menjamin serta melindungi anak dan hak-haknya agar dapat berkembang.

Dia menyebutkan orang tua, wali, prinsip dan tujuan perlindungan anak ada empat yakni; nondiskriminasi, kepentingan terbaik. Selanjutnya, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan. Serta, penghargaan terhadap pendapat anak.

Orang tua dan pengasuh memiliki kewajiban dan tanggungjawab dalam mengasuh anak. Seperti menanamkan nilai nilai yang ramah anak. Mengasuh, memelihara, mendidik dan melindungi anak dari berbagai hal yang mengancam kelangsungan hidup anak. “Mencegah dan melindungi anaka dari kejatan seksual. Mencegah dan melindungi anak menjadi pekerja,” ungkapnya dalam kegiatan yang dimoderatori Rini Susanty, SE.

Sementara Dosen Univesitas IndonesianTimur (UIT) Dr. Nisma Iriani, SE., M.Si menyebutkan, khusus di masa pandemi Covid-19 ini tetap harus mendapatkan perlindungan. Bahkan, kata dia, sejak masih dalam kandungan tetap mendapatkan perlindungan.

Terkait kondisi pandemi saat ini, anak mendapatkan perlindungan kualitas termasuk dalam pembelajaran. “Kesehatan dan keselamatan harus diperhatikan,” jelasnya seraya menyebutkan dampak psikis pandemi harus menjadi perhatian orang tua. (rls) 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top