Kajari Takalar Tegas,Dalam Penananganan Kasus,Tapi Memiliki Sifat Sosial Tinggi

  • Whatsapp
Kajari Takalar Tegas,Dalam Penananganan Kasus,Tapi Memiliki Sifat Sosial Tinggi

TAKALAR, UPEKS co.id–Kejaksaan Negeri Takalar Salahuddin dinilai disiplin dan tegas dalam menindak pelaku tindak pidana korupsi tanpa membedakan status.apakah pejabat politik,pejabat Negara.

Terlebih pada pelaku tindak pidana korupsi,dengan prestasi yang disandang sehingga manatan Kasipenkum Kejati Sulsel di amanahkan menjabat sebagai  Kajari Takalar.

Bacaan Lainnya

Selain di tegas dalam prinsip menuntaskan pelaku tindak pidana korupsi,ternyata Salahuddin,SH.MH memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi terhadap masyarakat.

Terbukti Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Salahuddin didampingi Kasi Intel Hendiawan Prayudi mengunjungi kediaman Nenek Tubiah Daeng Bombong (80) tahun beralamat di Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Selasa (9/3/2021) kemarin.

Kunjungan Kajari Takalar tersebut
Ingin melihat langsung kondisi janda selama ini tinggal di rumah panggung reot bersama cucunya.

Dalam kunjungan Kajari Takalar menyerahkan santunan kepada Nenek Tubiah Daeng Bombong.

Usai berkunjung  ke warga Rubiah Daeng Bombong, ia mengatakan  semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban ekonomi Nenek Tubiah Daeng Bombong.”Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang kurang mampu apalagi ekonomi sangat terbatas,” jelas  Kejari Takalar, Salahuddin dengan wajah yang sedih.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Bontoparang Saharuddin Dg Ngasa mengatakan kami tentunya mengucapkan banyak  terima kasih atas kunjungan Kajari Takalar melihat langsung  menyerahkan bantuan kepada Nenek Tubiah Daeng Bombong.

“Terima kasih kepada Bapak Kajari Takalar dan rombongan  menyempatkan diri mengunjungi warga kami. Semoga bantuan Bapak Kajari dapat meringankan beban Nenek Tubiah Daeng Bombong,” kata PJ Kepala Desa Bontoparang Daeng Ngasa.

Diketahui, Nenek Tubiah Daeng Bombong ini merupakan warga yang hidupnya serba kekurangan. Dia tinggal bersama cucunya di rumah panggung reot berukuran 5 X 5 tanpa listrik.

Selama ini, Nenek Tubiah Daeng Bombong tak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah atau bantuan lainnya.(Jahar).

Pos terkait