EDUKASI BUDAYA

DPR RI dan UMI Tanda Tangan MoU, Bahas Rencana Revisi UU ITE

DPR RI dan UMI Tanda Tangan MoU, Bahas Rencana Revisi UU ITE

MAKASSAR.UPEKS.co.id—DPR-RI dan UMI tanda tangan kerjasama (MoU) dilanjutkan Fokus Discussion Grup (FGD) Senin (30/3) secara virtual yang dipusatkan di Auditorium Aljibra Kampus II UMI Jl Urip Sumoharjo, Makassar.

Kegiatan diikuti Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr H Mansyur Ramly, Rektor UMI Prof Dr Basri Modding, seluruh Wakil Rektor UMI, Dekan FH UMI, Prof Dr H Laode Husen,SH,MH, Guru Besar Hukum Pidana FH UMI, Prof Dr H Hambali Thalib,SH,MH, para dosen dan tim tenaga ahli dari Badan Legislasi DPR-RI.

Ketua Badan Legislasi DPR-RI, Dr Supratman Andi Agtas, SH,MH yang juga alumni FH UMI tu menegaskan, penyusunan RUU untuk lima tahun bukanlah hal mudah, makanya kita libatkan kalangan akademisi.

Dalam penyusunan RUU, kata Doktor Hukum PPs UMI tersebut, memang selalu ada kajian produk dan naskah akademik. Untuk itu dibutuhkan partisisipasi dari lembaga pendidikan.

Saat FGD, Senin (30/3), Guru Besar Hukum Pidana FH UMI, Prof Dr H Hambali Thalib,SH,MH merupakan salah seorang narasumber dan paparkan buah-buah fikirannya kritisnya terhadap sejumlah pasal dalalm UU ITE, sehingga perlu revisi.

Menurut Supratman, terpilihnya UMI kerjasama DPR-RI, karena UMI diyakini mampu berkolaborasi. Saya (Supratman:red), berasal dari UMI, sehingga mengetahui persis Sumberdaya Manusia (SDM) di UMI tak meragukan. Terkait itu berbagai Perguruan Tinggi kami gandeng berkolaborasi, termasuk UMI.

Ini kesempatan, khususnya bagi UMI untuk terlibat langsung dari awal sebelum tahap penyusunan RUU. Kontribusi keilmuan sangat penting, kata Supratman yang diketahui sebagai Panja sejumlah RUU itu.

Dibagian lain Supratman menjelaskan, Badan Keahlian Baleg turut menentukan hasil capaian di DPR-RI. BadanKeahlian merupakan supporting system dan data terkhusus penyusunan regulasi UU baik dari unsur pemerintah maupun atas usul DPR.

Sebelumnya Rektor UMI, Prof Dr H Basri Modding,SH,MH menandaskan, saat ini mahasiswa binaan UMI mencapai 24 ribu orang.

UMI merupakan perguruan tinggi terbesar di Intim dan masuk peringkat 64 PTN/PTS terbaik versi Kemendiknas RI.Selanjutnya UMI masuk 100 Perguruan Tinggi IslamTerbaik dunia.

”Alhamdulillah, DPR-RI tak salah pilih menjadikan UMI sebagai mitra kerja. Prinsipnya UMI siap bermitra dengan Badan Keahlian Bale DPR-RI. Di UMI ini terdapat 52 Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu. Dari jumlah itu, 20 diantaranya Prof Hukum di FH UMI,” kata rektor UMI. (rls).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top