Bupati Basli Ali Usulkan Program Rusun Untuk Pondok Pesantren

  • Whatsapp
Bupati Basli Ali Usulkan Program Rusun Untuk Pondok Pesantren

SELAYAR.UPEKS.co.id— Upaya terus dilakukan Bupati Kepulauan Kepulauan Selayar H. Muh Basli Ali dalam mewujudkan berbagai program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk kemajuan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Diketahui sehari setelah melakukan pertemuan dan menyerahkan proposal permohonan bantuan pengadaan alsintan kepada Anggota DPR RI dari Partai Nasdem Rapsel Ali, Hari ini (16/3) Bupati Basli Ali kembali melakukan kunjungan ke Kementerian PUPR Republik Indonesia di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Didampingi Kepala Dinas Perumahan (DPKP) dan Kawasan Permukiman Kepulauan Selayar, Bupati Basli Ali pada kunjungannya diterima oleh Dr. Khalawi Abdul Hamid Direktur Jenderal Penyedia Perumahan Kementerian PUPR.

Bupati Selayar, mengatakan bahwa kunjungan ini adalah bentuk koordinasi dan konsultasi terkait penanganan perumahan dan kawasan permukiman antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut juga dilaporkan progres pelaksanaan program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni di kabupaten kepulauan selayar sebanyak 252 unit yang diperoleh melalui Dana Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Selain itu pula, Bupati Basli Ali juga mengusulkan permohonan bantuan alokasi tambahan lain melalui Dana APBN untuk Penyediaan Rumah Khusus Nelayan dan Rumah Khusus Rusun untuk Pondok Pesanteren yang ada di Kepulauan Selayar.

“Anggaran APBD terbatas dan tentu kita tidak mampu untuk mewujudkan berbagai program Pemerintah Daerah maka dari itu kita berupaya semaksimal mungkin untuk memperoleh anggaran pemerintah pusat,” tambahnya.

Dikonfirmasi terkait tanggapan Dirjen Perumahan, Bupati mengaku mendapat apresiasi dan direspon positif, serta pihaknya diarahkan untuk membangun koordinasi dengan para Anggota DPR RI Dapil Selayar.

“Alhamdulillah direspon positif dan akan diusahakan untuk alokasi penambahan rumah Tidak Layak Huni dan usulan rumah untuk nelayan dan pesanteren,” ungkapnya melalui pesan singkat. (Sya).

Pos terkait