177 Usulan Lolos Verifikasi Program Pemkab Majene Tahun 2022

  • Whatsapp
177 Usulan Lolos Verifikasi Program Pemkab Majene Tahun 2022

MAJENE, UPEKS.co.id—Sebanyak 177 usulan masyarakat masuk melalui pembahasan Musrenbang tingkat Kecamatan yang lolos verifikasi. Usulan tersebut nantinya akan menjadi agenda program Kabupaten Majene tahun 2022 mendatang.

Data tersebut terungkap dalam kegiatan Musrenbang Tingkat Kabupaten Majene, yang dibuka Bupati Majene, Lukman, dihadiri oleh Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado, diikuti Pj Sekda Majene, Suyuti Marzuki (zoom meeting), Wakil Bupati Majee terpilih Arismunandar by zoom meeting, para Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, para Kabag Setda dan Camat, di ruang pola Kantor Bupati Majene, Rabu (31/2/2021).

Bacaan Lainnya

“Dari 541 usulan yang masuk, yang diterima atau hasil verifikasi sebanyak 177 kegiatan atau senilai Rp152.378.840.000,” jelas Kepala Bapeda Majene Andi Adlina Basharoe, dalam laporannya pada Musrenbaang Tingkat Kabupaten Majene, Rabu (31/3/2021).

Menurut Andi Adlina, Salah satu faktor belum terakomodirnya kegiatan usulan tersebut, disebabkan karena belum memenuhi syarat, misalnya, untuk pembangunan sekolah, karena tidak ada bukti kepemilikan tanah berupa sertifikat.

“Sehingga usulan tersebut gugur dengan sendirinya, semoga perecanaan kedepan semua persyaratan bisa dipenuhi dan semua kegiatan prioritas bisa tercover,” ucap Andi Adlina Basharoe.

Selain menyampaikan isu-isu strategis pembangunan paada tahun 2022 mendatang, Kepala Bapeda Majene Andi Adlina Basharoe juga menyampaikan hasil Rekap Murenbang Kecamatan yang diterima per OPD .

Sementara itu, Bupati Majene Lukman tetap menyemangati para pimpinan OPD. Ditengah refocusing anggaran kata Lukman, untuk membiaya seluruh pengeluaran beserta kebutuhan tidak akan mampu ditutupi oleh APBD.

Untuk itu Lukman berharap kepada para pimpinan OPD dan jajarannya supaya bersikap profesional membuka link dengan pemerintah pusat agar ada bantuan masuk ke Majene.

“Apapun yang kita rasakan hingga kini kita harus optimis, masih ada aliran dana lain, saya minta silahkan berkomunikasi ke kemterian masing-masing,” tegas Lukman.

Lukman juga berpesan kepada seluruh pimpinan OPD terkait agar memperhatikan penataan kota Majene.Ia menekankan agar tidak bersikap apatis dengan pelaksanaan Mesrenbang ini.

“Jangan dibiarkan begitu saja karena akan menjadi budaya pembiaran. Semangat dan kesakralannya harus dijaga, karena Musrembang menjadi jembatan untuk mendapat perhatian khusus dari Pemerintah pusat dan provinsi.  Sebagus apapun usulan kita, tetap tidak akan dianggap jika tidak melalui musrenbang,” katanya.(Alim).

Pos terkait