MAKASSAR CITY

Dialog Refleksi Gerakan Perempuan Merespon Meningkatnya Kekerasan Berbasis Gender

Dialog Refleksi Gerakan Perempuan Merespon Meningkatnya Kekerasan Berbasis Gender

PANGKEP, UPEKS.co.id — Peringatan hari perempuan internasioalnal, digelar dialog refleksi perempuan dalam merespon meningkatnya kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak di masa pandemi Covid-19 di Sulawesi selatan.

Dialog menghadirkan pembicara kepala dinas PPPA Pangkep dr Hj Andi Muliati Halid,  direktur LBH Apik Rosmiati Sain, aktivis petempuan Aflina Mustafaina, kadis DP3A Kota Makassar A. Tenri Palallo, berlangsung di gedung serba guna kecamatan Labakkang, Kamis(18/3/21).

Kepala dinas PPPA Pangkep dr Hj Andi Muliati Halid, mengatakan, di Pangkep ada tim P2TP2A yang bertugas menangani kasus kekerasan perempuan dan anak.

Ia tidak menampik adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Itu dikarenakan, masyarakat tidak tahu dan tidak menyadari bahwa yang dilakukannya adalah bentuk keketasan. Sebab, ada beberapa macam KDRT namun tidak disadari oleh nasyarakat. Kekerasan seksual, kekeras fisik, kekerasan psikis, dan ekonomi.

“Misalnya dia cela istrinya, dia tidak menyadarai kalau itu masuk kekerasan,”tambahnya.

Olehnya itu, rutin dilakukan penyuluhan pencegahan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Upaya yang kami lakukan, perbanyak penyuluhan. Karena banyak masyarakat yang tidak tau bahwa yang ia lakukan itu salah. Kita memberikan informasi tentang KDRT, supaya mereka faham,”jelasnya.

Sementara itu, direktur LBH Apik Rosmiati Sain, mengatakan, dalam mencegah kekerasan perempuan dan anak bekerjasama dengan pemerintah melalui sejumlah kegiatan.

“Salah satunya, kegiatan kita hari melalui dialog dan disksusi,”katanya.

Selain itu, strategi menghentikan perkawinan anak dengan mendorong kebijakan. Salah satunya melalui peraturan desa dan bekerja sama dengan dinas terkait dan semua elemen seperti forum anak dan remaja.(Sah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top