ANEKA

Oknum Karyawan Vale, Diduga Rusak Akses Jalan Tani, Ini Penjelasan ‘RT”

Oknum Karyawan Vale, Diduga Rusak Akses Jalan Tani, Ini Penjelasan 'RT''

LUTIM.UPEKS.co.id—Sejumlah warga di kecamatan Towuti, Desa Lioka Kabupaten Luwu Timur menyesalkan tindakan oknum karyawan PT. Vale berinisial ”RT”.

Penyebabbya, dia diduga merusak sekaligus mengalihkan akses jalan tani di desa Lioka.

Dari pantauan di lokasi, akses jalan tani tersebut sepanjang kurang lebih 70 meter nampak rusak akibat galian alat berat (eksakavator)
dan dialihkan ke bagian samping kanan jalan.

Kisruh pengalihan akses jalan tani di desa Lioka ini sebenarnya sudah dimediasi pemerintah desa setempat hingga kecamatan. Hanya Saja hingga saat ini belum ada penyelesaian alias titik terang mengenai benar tidaknya tindakan RT itu.

“Kami juga beberapa kali telah memanggil RT terkait tindakannya, namun hingga saat ini yang bersangkutan belum sekalipun memenuhi panggilan dan undangan kami,” tukas Camat Towuti Alimuddin Natsir yang dihubungi via telepon selularnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, akses jalan tani tersebut dibangun 2007 melalui anggaran Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa (PPID).

“Pada waktu itu (2007) saya yang ditunjuk selaku ketua panitia pembangunan jalan di desa Lioka. Anggarannya melalui program PPID, selanjutnya 2017 lalu juga dibuat akses jalan tani yang bersumber dari APBD Lutim,” ujar Julius Tangkaba, Ketua Pelaksana pembangunan jalan tahun 2007 kepada awak media, Minggu (14/03/2021).

Sementara itu, saat dikonfirmasi , oknum ”RT” yang diduga mengalihkan jalan akses tani mengakui, tindakan yang dilakukannya, karena sejak awal pembangunan akses jalan tani tidak pernah melibatkan pihak keluarganya.

“Sejak awal, mulai dari rencana pembukaan dan pembangunan jalan tani kami tak pernah dilibatkan sehingga kami pun keberatan dan menempuh langkah untuk mengalihkan akses jalan. Seandaianya dibicarakan secara baik-baik dengan semua pemangku kepentingan tentu tidak ada masalah. Apalagi tanah itu adalah hak kami,” tegas RT.(penulis berita: aco).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top