ANEKA

Warga 15 Dusun Korban Gempa di Malunda-Ulumanda Minta Segera Direlokasi

MAJENE, UPEKS.co.id—Sedikitnya 15 dusun warga yang menjadi korban gempa Majene di kecamatan Malunda dan kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene meminta kepada pemerintah, agar mereka segera direlokasi di tempat yang aman dan nyaman.

Hal itu dikatakan bupati Majene, Lukman saat rapat bersama kepala Dinas PUPR bersama Kadis Perkimtan kabupaten Majene melalui video conference dengan Dirjen PU Cipta Marga Kementerian PU di ruang rapat Bupati Majene, Senin (15/2/2021).

Menurut Lukman, persoalan relokasi warga korban gempa di kecamatan Malunda dan Ulumanda ini tanggung jawab pemerintah kabupaten Majene untuk menyampaikan ke pemerintah pusat maupun provinsi.

“Permintaan relokasi dari warga ini adalah tanggung jawab kami selaku pemerintah kabupaten Majene untuk menyampaikan ke pemerintah pusat, Desa yang sangat membutuhkan relokasi saat ini, yaitu desa Kabiraan, sebab desa Kabiraan sudah sangat mendesak untuk segera direlokasi,” ucap Lukman.

Lukman juga menyebut, dari dua kecamatan, yaiti Malundan dan Ulumanda ada 15 dusun yang meminta direloksi.

Untuk desa Kabiraan kecamatan Ulumanda yakni dusun Kabiraan 74 KK, dusun Ba’basondong 48 KK, dusun Tammerimbi 45 KK, dusun Tammerimbi Barat 44 KK, dusun Tammerimbi Utara 37.

“Kemudian desa Tandeallo, yakni dusun Lombe 38 KK, dusun Paku 33 KK, dusun Bette Betteng 32 KK, dusun Pangngadaang 37 KK. Selain itu, dusun Pullao 33 KK di desa Popenga juga meminta relokasi,” sebutnya.

Untuk kecamatan Malunda kata Lukman, yaitu di desa Bambangan yakni dusun Bambangan 60 KK, dusun Batususun 85 KK. Kemudian Desa Mekkatta Dusun Aholeang 57 KK, Dusun Rui 35 KK, serta Desa Salutahongan yakni Dusun Salurindu 30 KK. (Alim).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top