SULAWESI SELATAN

Sri Evi Raih Berbagai Prestasi Juara Tinju Skala Lokal Hingga Nasional

Sri Evi Raih Berbagai Prestasi Juara Tinju Skala Lokal Hingga Nasional

BANTAENG, UPEKS.co.id–SRI EVI dipanggil Sri, lahir pada tanggal 20 Mei 2000 dari pasangan M. Idrus dengan Hasmawati di Jalan Hambali 1 Tangnga Tangnga Kelurahan Bonto  Sunggu Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan.

Sri Evi anak pertama dari 3 bersaudara, semuanya 2 Perempuan dan 1 Laki Laki.

Perempuan kelahiran 2000 ini mahir dalam olahraga Tinju, berbagai Prestasi telah ditorehkannya baik skala Lokal, Regional dan Nasional.

Sri Evi binti Alm. M.Idrus mulai masuk di dunia Tinju sejak Kelas 6 SD, Dengan modal nekad dan coba-coba, mulanya Sri Evi  tidak diberi Izin oleh orang tuanya namun karena tekad yang sudah bulat, akhirnya berhasil meyakinkan kedua orang tuanya bahwa dirinya akan mampu menjadi atlet tinju.

Setelah mendapat Restu dari kedua orang Tuanya, Sri Evi pun masuk bergabung disasana Satria  Al Falah, salah satu Sasana dibawah Naungan Yayasan Al Falah Kabupaten Bantaeng ( YAKAB).

Disinilah Sri Evi  mulai berlatih dan mengembangkan bakat dan potensi dirinya.

“Saya mulai latihan Tinju sejak dilatih oleh Pak Hasbullah, dengan penuh keyakinan akan mampu berprestasi, saya berlatih hampir setiap hari, kalau tidak ada pelatih maka saya pun berlatih sendiri dirumah,” ungkap Sri Evi,kamis,4 Februari 2021.

Lanjut disampaikan, tekad yang kuat untuk menjadi atlet Tinju membuat saya memberanikan diri untuk ikut pada kejuaraan PORDA Tahun 2014 Dan alhmdulillah berhasil meraih juara 1,  Tambahnya.

Sri Evi semakin giat berlatih setelah mendapat dukungan penuh dari orang tuanya, dengan penuh keterbatasan ekonomi, dirinya terus mengasa kemanpuannya untuk bisa jadi atlet yang berprestasi.

Pada Tahun 2015 Sri Evi mencoba mendaftarkan diri ke PPLP Sulsel, dan akhirnya dirinya pun berhasil lolos dan melanjutkan sekolahnya di SMANKO Sulsel.

Berbagai prestasi olahraga tinju pun diraihnya salah satunya Juara 1 Porda XV Tahun 2014, Juara 3 Kejurnas PPLP Tahun 2015, Juara 3 Kejurnas PPLP Tahun 2016, Juara 1 Popda XIV Tahun 2016, Juara 1 Kejurda Tahun 2016, Juara 1 Kejurda 2017, Juara 1 Praporda Tahun 2017, Juara 3 POPNAS  XIV Jawa Tengah Tahun 2017, Juara 1 PORDA XVI Tahun 2018, Juara 1 Walikota Cup Tahun 2019, Juara 1 Liganas Muaythai Seri IX Tahun 2018, Juara 1 Walikota Cup 1 Muaythai Tahun 2018, kemudian Juara 1 Pra PON XX Tahun 2019.

Dalam Bulan Suci Ramadhan ini, Sri tetap menjalankan Ibadah Puasa dan tetap latihan demi menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran tubuhnya yang terus dipantau oleh pelatihnya M. Hasbullah.

Saat ini, Sri lebih giat lagi berlatih di Sasana Fighter AMYA Bantaeng untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional ( PON ), Dengan segala keterbatasan, disela sela dirinya menjual pisang goreng untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Sri tetap konsentrasi berlatih.

Sri bercita cita bisa mengharumkan Nama Baik Bantaeng dan Sulawesi Selatan di Pekan Olahraga Nasional.

Dihadapan media, Ia pun menuturkan bahwa dirinya saat ini menjadi tulang punggung keluarganya setelah bapaknya meninggal dunia.

“Saat ini saya harus membagi waktu untuk latihan dan menjual gorengan secara online, karena semenjak bapak meninggal dunia, tanggung jawab keluarga saya ambil alih untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga saya,” tutur Sri sambil menangis.

Saya keluarga miskin, olehnya itu semenjak bapak meninggal, tinggal saya yang berjuang untuk bisa menghidupi keluarga, saya pun hanya bermodal sebagai petinju tanpa sponsor.

Disamping berlatih tinju, saya pun harus terus menjalankan usaha kecil dengan menjual gorengan dan kue melalui online, hasilnya untuk dimakan bersama keluarga serta dipakai transportasi untuk pergi ketempat latihan kalau sore, tambah Sri.(Irwan.Patra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top