SULAWESI SELATAN

Ketua Pemuda Muhammadiyah Enrekang Dukung Polisi Selesaikan Kasus Pencemaran Nama Baik Pemkab Enrekang

Ketua Pemuda Muhammadiyah Enrekang Dukung Polisi Selesaikan Kasus Pencemaran Nama Baik Pemkab Enrekang

ENREKANG, UPEKS.co.od–Seorang pemuda inisal RWP, narasumber yang di duga penyebar berita bohong dan pencemaran nama baik Pemkab Enrekang serta penghinaan kepada pribadi Bupati Enrekang kini telah di amankan Polres Enrekang.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando melalui kuasa hukumnya Kabag Hukum Setda Enrekang sebelumnya telah melaporkan pemuda RWP, dan pemberitaan nya telah ramai di media online.

Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya pun dalam rilisnya mengatakan Penanganan terhadap perkara pencemaran nama baik sudah dilakukan Penyidiknya secara profesional melalui prosedur yang berlaku.

“Sebelum Satreskrim melakukan penangkapan sudah melakukan beberapa prosedur sesuai aturan, mulai pengaduan, terbitnya Laporan Polisi, Penyelidikan, Pemeriksaan Saksi2, Ahli, Gelar Perkara dan koordinasi dgn Instansi terkait. Saya tegaskan bahwa kami melayani setiap pengaduan masyarakat tanpa pandang bulu dan melakukan proses penegakan hukum secara Obyektif,” terang Kapolres Enrekang, Sabtu (13/2/2021).

Pernyataan RWP pada sebuah media online yang mengungkapkan “Sangat Memalukan Bupati Enrekang Muslimin Bando meminjam uang dana PEN 500 M untuk membayar gaji honorer”.

Hal ini turut mengundang reaksi dari Ketua Pemuda Muhammadiyah Enrekang Umahruddin. Menurutnya statemen hoax seperti itu dapat mengganggu jalannya pembangunan.

“Mana bisa dana Pemulihan Ekonomi Nasional digunakan untuk membayar gaji honorer, sedangkan peruntukan PEN itu jelas dalam juklak dan juknis peraturan menteri keuangan,” tutur Umar.

Kami sangat bersyukur aparat Polres Enrekang sigap menanggapi laporan pencemaran nama baik dalam kasus ini dan tidak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku penyebar berita bohong.

“Kami acungi jempol untuk kinerja kepolisian,” ucapnya singkat saat di temui, Ahad (14/2/2021).

Pinjaman PEN itu diajukan oleh banyak kabupaten/kota, kita bersyukur Pemkab Enrekang menjadi salah satu dari hanya 2 (dua) kabupaten di Sulawesi Selatan yang diberikan kesempatan untuk membangun melalui program pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Harusnya kita mendukung, luar biasa usaha dari Pemkab untuk tetap membangun ditengah kondisi pandemi Covid-19 ini, ini kita apresiasi,” tambah Umar.

Namun sangat disayangkan ditengah upaya pembangunan oleh Pemkab Enrekang masih ada oknum yang tega menyebarkan hoax. Terlebih lagi hoax tersebut diduga didasari oleh motif negatif dari terduga pelaku.

“Kalau kritik untuk membangun dan memberikan solusi, its okay, tapi kalau pernyataan bohong yang bisa memberikan informasi sesat ke masyarakat maka itu harus kita lawan. Yang jelas kami mendukung Kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tutup Ketua Pemuda Muhammadiyah Enrekang ini. (Sry)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top