Kaswadi Akui Berlakukan Prokes, Akan Ada Kejenuhan Tingkat Bawah

  • Whatsapp
Kaswadi Akui Berlakukan Prokes, Akan Ada Kejenuhan Tingkat Bawah

SOPPENG,UPEKS.co.id — Pemerintah Daerah terus berupaya agar Covid-19 di Soppeng menurun. Salah satunya adalah melakukan penanganan protokol kesehatan dengan secara ketat.

Namun hal itu tentu menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat. Menanggapi hal itu, Bupati Soppeng, Kaswadi Razak menyampaikan bahwa jika ada terjadi apa-apa, masyarakat diminta untuk datang menemuinya.

Bacaan Lainnya

“Kalau ada apa-apa datang ketemu kita. Jangan sampai ada pihak lain yang ingin memanfaatkan. Karena pada dasarnya kan, kita sudah setahun bekerja dan juga sudah berusaha semaksimal mungkin,” ujar Kaswadi, Sabtu (27/02/2021).

Namun Kaswadi mengakui bahwa pemberlakuan prokes ini, akan ada kejenuhan khususnya di tingkat bawah.

“Ditingkat bawah ini kan pasti ada kejenuhan. Kalau dikatakan kami ini arogan dalam menindaki, justru kita harus bertanya pada diri sendiri. Apakah memang tidak melakukan pelanggaran,” ucapnya.

Itulah kata Kaswadi, kenapa Peraturan Daerah (Perda) tidak diberlakukan. Karena jika Perda diberlakukan akan menjadi bermasalah.

“Kita bisa mengambil contoh seperti Makassar dengan Gowa, apakah cara itu efektif. Kalau Perda itu diberlakukan, setiap hari pasti orang akan didenda dan kita tidak mau ada denda-denda seperti itu,” tuturnya.

Apalagi saat ini, lanjut dia, semuanya sudah dilakukan mulai dari terus dilakukan sosialisasi, berikan edukasi dan juga membagikan ratusan masker ke masyarakat.

Meskipun saat ini pertumbuhan ekonomi dari sektor perdagangan agak anjlok. Namun dari sisi kesehatan kita masih bisa atasi.

“Kita bersyukur Soppeng bisa lebih baik dibanding dengan daerah lain. Artinya penanganan disituasi begini, Soppeng dianggap berhasil,” ungkapnya.

Untuk itu, kami memohon agar masyarakat menaati apa yang telah kami lakukan karena ini demi kalian semua.

Kemudian terkait pembagian tugas dengan Wakil Bupati, Kaswadi menjelaskan bahwa di dalam UU semuanya sudah jelas.

“Intinya kami akan bekerja sebagai tim. Jadi tidak ada yang merasa ditinggal atau sebaliknya,” ucapnya.

“Jadi kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mewujudkan visi misi kami,” tutupnya. (Min).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *