Karena Alasan Medis, Bupati Majene Gagal Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
Karena Alasan Medis, Bupati Majene Gagal Divaksin Covid-19

MAJENE, UPEKS.co.id—Bupati Majene, Lukman gagal disuntik Vaksin
Sinovac COVID-19 yang dilaksanakan di Puskesmas Totoli, Kelurahan
Totoli, Kecamatan Banggae, karena alasan medis, Rabu (10/2/2021) pagi.

Bupati Majene, Lukman yang semula dijadwalkan akan menjadi orang
pertama penerima vaksin sinovac  Covid-19 telah bersiap untuk
divaksin, namun akhirnya harus gagal disuntik.

Bacaan Lainnya

Namun saat mengikuti pemeriksaan medis sebelum divaksin, Lukman
dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Hal itu dikarenakan tekanan
darahnya naik mencapai 180, sehingga harus dijadwalkan kembali sambil
menunggu tekanan darahnya normal.

“Minta maaf, saya belum bisa melakukan suntikan vaksin Covid-19,
karena salah satu syarat harus normal tensinya, tapi tensi saya
rupanya agak tinggi, jadi disuruh istirahat dulu, ya kalau sudah
normal Insya Allah saya kembali kesini,” kata Lukman kepa
awartawan,usai melakukan pemeriksaan medis,  Rabu (10/2/2021).

Lukman juga mengatakan, selain dirinya yang dinyatakan belum memenuhi
syarat, ada beberapa orang juga yang gagal disuntik vaksin
Covid-19,”Selain saya, tadi pak Rektor Unsulbar juga gagal, kaarena
tensinya juga naik, tapi saya selalu siap untuk di vaksin,”ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Majene, dr.Rakhmat Malik yang
juga ikut melakukan vaksin mengatakan, dari tim screening corona, ada
satu persyaratan yang tidak terpenuhi oleh Bupati Majene setelah dua
kali dilakukan pemeriksaan kesehatan, yakni tekanan darahnya masih
tergolong tinggi.

“Selain pak Bupati, ada dua orang lainnya yang mempunyai kasus yang
sama sehingga belum dapat dilakukan vaksinasi yaitu, pak Rektor
Unsulbar bersama juru bicara tim penanganan covid-19 Majene,
Sirajuddin, kalau pak Damdim bersama Kepala BPBD Majene sudah selesai
di vaksin, termasuk juga Ketua Pengadilan Negeri Majene bersaama
Kemenag,”ungkapnya.

Pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Majene serentak
dilaksanakan di seluruh Puskesmas di Majene dimulai, Rabu (10/2/2021).
Sejumlah  pejabat dan unsur forkopimda, bersama tenaga medis mengikuti
vaksinasi tersebut. (Alim)

Pos terkait