ANEKA

Ini Penyebab Kompol Ichsan Hampir Gagal Divaksin Covid-19

Ini Penyebab Kompol Ichsan Hampir Gagal Divaksin Covid-19

BONE, UPEKS.co.id , Pemerintah Kabupaten Bone gelar pemberian vaksinasi Covid-19 perdana di aula Latea Riduni komplek Rujab Bupati Kabupaten Bone Jl Petta Ponggawae, Kelurahan Watampone, Rabu (3/1/21).

Bupati Kabupaten Bone Dr H Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, orang pertama penerima vaksin dan diikuti Forkompinda serta beberapa pejabat di lingkungan Kabupaten Bone.

Sebelum menerima suntikan vaksin Covid-19, para peserta vaksin harus melewati beberapa prosedur. Pertama diwajibkan mendaftar terlebih dahulu dengan memberikan identitas diri lengkap dan dicek secara online, kedua peserta yang telah melakukan pendaftaran diri akan melakukan screening atau pengecekan kesehatan secara umum.

Seperti pengecekan tensi dan riwayat penyakit yang pernah diderita, ketiga setelah melewati screening kesehatan dan dinyatakan memenuhi syarat, selanjutnya peserta akan menerima 1 dosis suntikan vaksin Covid 19 buatan Sinovac.

Terakhir peserta yang telah menerima vaksinasi Covid-19 akan diberikan kartu keterangan yang bersangkutan telah divaksin Covid-19.

Dari 21 peserta yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 perdana di Kabupaten Bone ini, hanya 12 yang dapat menerima vaksin. Sebagian besar yang gagal menerima vaksin dikarenakan tensi /tekanan darah peserta vaksinasi terlampau tinggi.

Seperti Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan. Kompol Ichsan hampir gagal menerima vaksin Covid-19 akibat tensi / tekanan darahnya tinggi.

Beruntung setelah beristirahat selama 30 menit, akhirnya tensi / tekanan darah komandan Brimob Bone ini, kembali normal dan dinyatakan memenuhi syarat menerima vaksinasi.

Meski sempat terkejut karena dirinya hampir gagal menerima vaksin akibat tensi tekanan darahnya yang tinggi, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mengatakan jika dirinya telah siap menerima suntikan itu.

Hal itu sebagai langkah mendukung upaya pemerintah untuk mengendalikan pandemi Covid-19 yang hampir 1 tahun melanda Indonesia.

” Saya sempat kaget juga waktu ditensi sama petugas kesehatan. Dia bilang tensi saya tinggi dan harus beristirahat beberapa menit. Setelah beberapa menit beristirahat dan melakukan pemeriksaan ulang, akhirnya saya memenuhi syarat untuk diberikan 1 dosis suntikan vaksin Covid-19,” ujar Danyon C Pelopor.

“Saya juga telah sangat siap menerima vaksinasi Covid 19 ini karena hal tersebut sebuah bentuk dukungan saya terhadap pemerintah dalam mengendalikan penyebaran virus corona sebagai wujud implementasi dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia, ” tambah Kompol Nur Ichsan.

Setelah menerima 1 dosis suntikan vaksin Covid 19, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mengaku dirinya merasa sehat dan tidak merasakan efek samping sama sekali.

“Saya tetap merasa sehat dan tidak merasakan efek samping dari vaksin, jadi saya harapkan kepada masyarakat untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi karena sebelum menerima vaksin, kita akan melewati beberapa tahapan pengecekan kesehatan untuk menentukan apakah kita bisa divaksin atau tidak,” jelas Danyon C Pelopor yan gakrab disapa Komandan Tindizz ini.

Sementara itu Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis, memastikan jika seluruh personel Satbrimob Polda Sulsel telah siap menerima vaksinasi Covid 19 untuk mendukung upaya pemerintah mengendalikan pandemi Covid 19.

” Saya pastikan seluruh personel yang memenuhi kriteria untuk diberikan vaksin telah siap menerima vaksinasi Covid-19 untuk mendukung upaya pemerintah dalam menghentikan laju penyebaran Covid 19, hal ini kami lakukan sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia dan untuk meyakinkan masyarakat banyak jika vaksin Covid-19 itu aman dan halal, ” tutupnya.(Jay)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top