Fraksi Golkar Akan Jadi Penyeimbang di Pemerintahan Danny-Fatma

  • Whatsapp
Fraksi Golkar Akan Jadi Penyeimbang di Pemerintahan Danny-Fatma

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) sebentar lagi akan dilantik. Fraksi Golkar DPRD Makassar menegaskan tidak akan menjadi fraksi yang beroposisi dengan pemerintahan Danny-Fatma meskipun Golkar adalah partai yang secara politik berlawanan dengan pasangan nomor urut 1 di Pilwalkot Makassar 2020.

Namun, Fraksi Golkar akan mencoba menjadi penyeimbang di dalam pemerintahan Danny-Fatma dengan cara kritis dan objektif dalam merespons setiap program-program Danny-Fatma. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir.

Bacaan Lainnya

“Kita ini kritis dan objektif. Fraksi Golkar itu tidak mengenal dalam sejarah politik Golkar tidak mengenal oposisi. Kami selalu kritis dan objektif. Makanya prinsip fraksi Golkar itu memberikan keseimbangan, apa itu kritis dan objektif,” ujarnya, Senin (22/2/2021).

Wahab mengatakan, jika program Danny-Fatma baik akan didukung, namun jika tak memihak rakyat, maka Fraksi Golkar siap untuk melakukan kritik. “Kalau seluruh program pemerintahan pro rakyat pasti kita dukung. Sebaliknya kalau ada program yang kita nilai berpotensi tidak mewakili aspirasi kepentingan rakyat pasti kita kritisi,” ujarnya.

Wahab menegaskan jika kontestasi Pilwalkot Makassar 2020 sudah selesai. Rakyat telah menjatuhkan pilihannya ke Danny-Fatma. Setuju atau tidak setuju, maka itulah hasil pemilihan yang harus diterima semua orang. Meski demikian, posisi Fraksi Golkar di pemerintahan akan menjadi penyeimbang dengan sikap kritis dan objektif

“Maka dari itu kita bekerja untuk kepentingan rakyat. Kita berharap paket ADAMA ini betul-betul bisa merealisasikan janji-janji politiknya selama kampanye kepada rakyat. Saya yakinkan Golkar sebagai partai penyeimbang yang kritis dan objektif,” ujarnya.

“Golkar akan selalu memberikan dukungan pada pemerintahan yang membuat program pro rakyat, sebaliknya kalau ada program yang tidak pro rakyat kami akan kritisi,” pungkasnya. (jir)

Pos terkait