ANEKA

Fraksi Demokrat Dukung Pemkot Lanjutkan Lelang Jabatan

Fraksi Demokrat Dukung Pemkot Lanjutkan Lelang Jabatan

MAKASSAR, UPEKS.co.id—Polemik antara DPRD Makassar dan Pemkot Makassar soal lelang jabatan masih terjadi. Bahkan, Komisi A DPRD Makassar hendak mengeluarkan rekomendasi untuk menyarankan Pemkot Makassar agar menunda terlebih dahulu lelang jabatan, karena tidak urgen untuk dilakukan saat ini.

Tapi ternyata pro kontra mengenai lelang jabatan tak hanya terjadi antara dewan dan Pemkot Makassar, namun juga di internal DPRD Makassar sendiri. Berbeda dengan keputusan Komisi A dan pandangan legislator Makassar lainnya, Fraksi Partai Demokrat DPRD Makassar justru mendukung dilanjutkannya lelang jabatan.

Anggota DPRD Makassar Ray Suryadi Arsyad, mewakili Fraksi Partai Demokrat Makassar, mengatakan, lelang jabatan di periode atau di masa kepemimpinan Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin bisa dilaksanakan, bahkan ia mendorong untuk tetap dilanjutkan lelang jabatan tersebut.

“Karena ini masih kesempatan pada wali kota saat ini menjabat untuk bisa mengatur daripada struktur pemerintahannya. Jadi berikan juga kesempatan kalau itu tidak melanggar aturan di kemudian hari. Saya rasa seperti itu,” ujarnya saat diwawancarai di DPRD Makassar, Selasa (16/2/2021).

Ray merasa bahwa setiap orang memiliki masanya masing-masing. Karena saat ini adalah masa kepemimpinan Pj Wali Kota Makassar, maka menurutnya, biarkan ia bekerja sesuai program dan rencananya.

“Karena yang harus kita pentingkan setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Jadi ini masih masanya Pak Rudy Pj Wali Kota kita saat ini. Jadi saya berpendapat seperti itu.

Untuk itu, Fraksi Demokrat Makassar mendukung Pemkot Makassar untuk tetap melanjutkan lelang jabatan yang
diketahui sudah berjalan, bahkan sudah melakukan proses pendaftaran.

“Selama tidak melanggar aturan sah-sah saja untuk dilaksanakan. Namun kemudian yang teman-teman katakan, ada perbedaan penganggaran yang sebelumnya dikatakan besar tapi sekarang dinilai kecil itu kan administrasi aja. Itu kan bisa disesuaikan di anggaran perubahan,” ujarnya.

Diketahui Ray juga adalah anggota Komisi A DPRD Makassar. Namun, sebagai bagian dari Komisi A, ia berani berbeda pendapat dengan keputusan komisinya sendiri.

Ray merasa tak masalah adanya perbedaan pendapat tersebut. Apalagi, pernyataanya ini mewakili Fraksi Demokrat. “Tidak masalah menurut kami seperti itu (berbeda pendapat,” ujarnya.

“ Ini atas nama Fraksi Partai Demokrat. Tidak apa-apa dalam berpendapat itu kan kita punya hak yang sama untuk berpendapat. Yang penting kebersamaan kami di Komisi A itu tetap terjaga. Tapi yang saya sampaikan tadi, karena ini masih kesempatan daripada Pj Wali Kota kita saat ini berikanlah kesempatan kepada Beliau selama itu tidak melanggar aturan yang ada,” tambah Ray. (jir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top