BPS Bantaeng Gelar Pelatihan Bagi Petugas SUSENAS

  • Whatsapp
BPS Bantaeng Gelar Pelatihan Bagi Petugas SUSENAS

BANTAENG,UPEKS.co.id —Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantaeng menggelar pelatihan bagi petugas Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2021. Pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang dan masing masing gelombang berjumlah 22 orang.

Pelatihan diikuti oleh 44 orang peserta yang terdiri dari petugas lapangan atau Mitra statistik yang direkrut dari seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Gelombang pertama berlangsung selama tiga hari yaitu mulai tanggal 22 hingga 24 Februari 2021.Sementara gelombang kedua berlangsung tanggal 25 hingga 27 Februari 2021,di Hotel Ahriani Bantaeng.

Kepala BPS Bantaeng,Arifin mengatakan pelatihan ini dilaksanakan untuk membekali petugas dengan pemahaman persepsi yang sama tentang konsep definisi, metodologi, tata cara pelaksanaan survei, SOP baku dan jadwal pelaksanaan lapangan,jelas dia.

Diharapkan dengan pelatihan seluruh petugas dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh instruktur secara optimal.

“Selain dilatih dengan teori teknis dengan diskusi di dalam kelas para peserta juga diberikan kesempatan untuk praktek berwawancara dengan responden dalam agenda role playing,” tandasnya.

Sehingga setelah selesai mengikuti pelatihan, para petugas mempunyai bekal yang cukup untuk melaksanakan tugasnya di lapangan.

Untuk petugas diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan SOP yang telah digariskan, bersikap sopan, tidak melakukan penipuan atas data yang diperoleh atau keterangan palsu dan menepati jadwal waktu yang telah ditentukan sehingga data yang dihasilkan merupakan data yang berkualitas
yang nantinya akan menjadi sumbangsih yang berharga dari BPS untuk terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat luas.

“Kemudian untuk responden diharapkan masyarakat yang wilayahnya terkena sampel survei agar dapat menerima kedatangan petugas kami dengan baik, memberikan jawaban yang jujur apa adanya sesuai fakta yang ada,”pungkasnya.

Karena survei ini cukup kompleks dan rumit maka diminta kepada para warga masyarakat yang menjadi responden untuk dapat meluangkan waktu secukupnya agar wawancara yang dilakukan menghasilkan data yang lengkap, akurat, konsisten dan wajar,tutupnya.(Irwan.Patra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *