Bachtiar Adnan Kusuma Urat Nadi Peradaban Dengan Membaca dan Menulis

  • Whatsapp
Bachtiar Adnan Kusuma Urat Nadi Peradaban Dengan Membaca dan Menulis

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Ketua Forum Perpustakaan Lorong Desa Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) menegaskan kalau peradaban dibangun dimulai dari sebuah proses budaya membaca dan menulis.

Peradaban dan menulis ibarat ibu kandung, seperti anak dan ibu. Karena itu,  peradaban adalah anak kandung dari budaya menulis, dan menulis adalah ibu kandung dari sebuah peradaban.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan, Bachtiar di hadapan 300-an peserta Seminar Karya Cipta Anak Bangsa dan Indonesia Menulis yang diselenggarakan Fakultas Sastra Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muslim Indonesia, beberapa waktu lalu.

Menurut Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini, dalam sepanjang sejarah, peradaban Islam mencapai puncak kejayaannya dengan lahirnya karya arsitek para ulama pada masa lalu dengan menjadi penulis ulung sehingga menghasilkan  berbagai karya  terbesar dan menjadi rujukan dunia.

Kejayaan emansipasi pemikiran Islam runtuh karena budaya membaca dan menulis tidak diteruskan para generasi selanjutnya.

Akibatnya, kata Bachtiar terjadi eksodus perpindahan  tradisi ilmiah dari Islam ke Barat.

“Kita harus mengembalikan kejayaan pemikiran Islam hanya dengan membangun tradisi membaca dan menulis,” tegas Ketua LPM terbaik 1 kota Makassar ini.

Dia berharap agar budaya membaca menjadi sebuah gerakan kolosal yang dimulai dari rumah tangga, lingkungan, sekolah dan kampus-kampus.

Hanya dengan membangun tradisi  membaca buku yang rutin dan teratur bisa menumbuhkan kebiasaan menulis. Karena itu, Bachtiar menegaskan kalau membaca adalah sebuah jantung peradaban sekaligus proses awal menunju puncak-puncak menulis.Sebab BAK menilai hanya peradaban yang ditulis akan abadi sepanjang masa.

“Membaca dan menulis menjadi dua kekuatan bisa untuk membangun peradaban yang diharapkan bermula dari kampus, lingkungan keluarga dan seluruh satuan pendidikan,” tandasnya.(rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *