ANEKA

Aplikasi Baru Penyebab Pencairan Anggaran 2021 di Majene Molor

Aplikasi Baru Penyebab Pencairan Anggaran 2021 di Majene Molor

MAJENE, UPEKS.co.id–Proses pencairan anggaran APBD 2021 di seluruh OPD hingga saat ini belum juga dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) masih melakukan penyesuaian melalui aplikasi sistem informasi pemerintah daerah (SIPD).

Adanya kebijakan baru yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dari pemerintah pusat. Akibatnya, program yang harusnya dilaksanakan mulai awal tahun 2021 harus molor. Bahkan hingga awal Januari belum ada pencairan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Majene, Kasman Kabil mengatakan, ada proses migrasi untuk aplikasi keuangan daerah di awal tahun.

Hal ini pun berdampak terhadap pelaksanaan program kegiatan
yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di 2021.

“Tahun sebelumnya biasanya awal tahun sudah bisa jalan, untuk tahun ini agak molor, kemudian di beberapa OPD juga masih banyak yang belum selesai dokumen DPA nya, sampai sekarang baru 18 OPD yang sudah menyelesaikan dokumen DPA, kendala lain juga tergantung dari sumber dana, contohnya gaji saja untuk Februari kita belum menerima transferan dari pusat,” kata Kasman, Selasa (2/2/2021).

Dia juga menjelaskan, aplikasi pengelolaan keuangan yang dikembangkan Pemerintah Pusat diberi nama Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Seluruh pemerintahan dari mulai Provinsi, Kabupaten diwajibkan menggunakan aplikasi itu.

“Ini merupakan hal yang baru karena pada pelaksanaan penggelolaan keuangan di tahun-tahun sebelumnya bergantung masing-masing daerah. Memang dengan aplikasi yang baru ini kita sedang juga sedang mempelajari sambil menunggu OPD menyelesaikan dokumen DPA nya,”jelas Kasman.(Alim).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top