Setelah Gempa, Wilayah Kota Majene di Kepung Banjir

Setelah Gempa, Wilayah Kota Majene di Kepung Banjir

MAJENE, UPEKS.co.id—Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten
Majene, Sulawesi Barat selama lima jam,  menyebabkan Kota Majene
terendam banjir setinggi satu meter, pada Jumat (15/1/2021).

Hasil pantauan di beberapa tempat di wilayah Kota Majene, terlihat
banjir menggenangi dibeberapa lokasi seperti di Jalan K.H.Muh Saleh
(depan Gereja) di jalan depan kantor DPRD Majene, sepanjang jalan
protokol depan SPBU Lembang dan Kompleks Perumahan Lutang.

Bacaan Lainnya
 

Informasi yang diperoleh dari salah seorang warga setempat Ilham,
bahwa banjir menggenangi di wilaayah Kecamatan Banggae dan Banggae
Timur yakni di Kelurahan Banggae, Kelurahan Labuang, Kelurahaan
Lembang dan Kelurahan Tande Timur.

“Banjir terjadi mulai pukul 01.00 hingga pukul 04.00 subuh. Bahkan air
sungai Saleppa hampir meluap.  Akibat banjir aktivitas warga
terganggu, puluhan rumah warga juga digenangi air, bahkan hingga pagi
air masih terlihat menggenangi jalan di depan Gereja,” ungkap Ilham.

Sementara warga lainnya Kasman mengaku, banjir yang terjadi di wilayah
Kabupaten Majene pada Sabtu dinihari membuat warga merasa
cemas,”Bagaimana tidak cemas pak, selain kita dihantui gempa, hujan
pun turun deras, warga pun banyak yang mengungsi. Saya berharap
kejadian gempa tidaak terulang lagi,”kata Kasman.(Alim).

Pos terkait