Petugas Puskesmas Tolak Penggunaan Ambulance, Jenazah Warga Ulumnada Ditandu 30 Kilometer

  • Whatsapp
Petugas Puskesmas Tolak Penggunaan Ambulance, Jenazah Warga Ulumnada Ditandu 30 Kilometer

Petugas Puskesmas Tolak Penggunaan Ambulance, Jenazah Warga Ulumnada Ditandu 30 Kilometer

MAJENE, UPEKS.co.id—Lantaran diduga ditolak oleh petugas Puskesmas Ulumanda untuk membawa jenazah ke  rumah duka, keluarga terpaksa menandu jenazah sejauh 30 kilometer ke rumah duka, di Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Minggu (10/1/2021) malam.

Bacaan Lainnya

Menggunakan peralatan seadanya, warga dibantu petugas TNI dak Kepolisian Majene beramai-ramai memandu  jenazah salah seorang warga Desa Ulumanda sejauh 30 kilometer untuk dimakamkan.

Hal yang menyedihkan, sepanjang perjalanan, keluarga menyuarakan kekecewaan mereka terhadap petugas  Puskesmas Ulumnada, Kabupaten Majene karena petugas melok membawa jenazah, dengan alasan ambulance  hanya untuk membawa pasien.

Kepala Desa Ulumanda, Hardi menjelaskan Warga asal desanya tersebut meninggal di rumah keluarganya yang  tinggal di desa Salutambung, tak jauh dari Puskesmas, namun petugas Puskesmas Ulumanda menolak untuk mengantar jenazah ke rumah duka.

“Saat itu keluargaanya mendatangi petugas Puskesmas untuk meminta agar jenazah diantar menggunakan  ambulance, namun petugas menolak dengan alasan ambulance hanya untuk mengangkut pasien bukan jenazah.  Selain itu petugas Puskesmas juga berdalih kunci mobil ambulance hilang,” ungkap Hardi.

Dengan adanya peristiwa tersebut kata Hardi, sempat viral di media social dan disayangkan warga setempat,”  Peristiwa yang dialami warga desa Ulumanda ini mendadak viral di media sosial, warga pun berharap pemerintah lebih memperhatikan rakyat kecil,” tandasnya. (Alim).