Pemkab Enrekang Belum Dirikan Posko Peduli Bencana Sulbar, Ini Penjelasan Kalak BPBD

Pemkab Enrekang Belum Dirikan Posko Peduli Bencana Sulbar, Ini Penjelasan Kalak BPBD

ENREKANG, UPEKS.co.id — Sulawesi Barat saat ini tengah dirundung duka akibat goncangan Gempa bumi tektonik bermagnitudo M 5,9 mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat pada pukul 13.35 WITA, Kamis (14/1/2021).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,99 LS dan 118,89.

Bacaan Lainnya
 

Namun yang lebih parah lagi, terjadi gempa  susulan dengan kekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Majene-Sulawesi Barat. Gempa yang terjadi pukul 01.28 WIB pada Jumat dini hari itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.

Terkait hal tersebut, Pemkab Enrekang belum mendirikan Posko darurat peduli bencana Sulbar. Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang, Abdullah.

Meski demikian, Pemkab Enrekang tetap siaga mendirikan Posko bantuan suatu waktu jika dibutuhkan. Selain itu Pemkab Enrekang dalam hal ini BPBD juga tak berhenti melakukan Koordinasi dengan Pemerintah Daerah Sulbar.

” Sejauh ini belum ada posko. Kita menunggu kordinasi dari Provinsi Sulawesi Barat. Kita belum mendirikan, tapi di BPBD kan ada posko bencana jadi kita tetap siap siaga untuk mendirikan posko jika dibutuhkan untuk membantu kesana”. Kata Abdullah.

Selain itu, sejauh ini juga belum ada petunjuk dari Bupati Enrekang terkait bencana gempa tektonik yang melanda Sulbar. Hal ini disampaikan Kalak BPBD Enrekang kepada Upeks via telfon, Jumat (15/1/2021).(sry)

Pos terkait