Masyarakat tak Keberatan, Pasien Covid-19 Dimakamkan di Kampung Halamannya

  • Whatsapp
Masyarakat tak Keberatan, Pasien Covid-19 Dimakamkan di Kampung Halamannya
PEMAKAMAN. Proses pemakaman jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilakukan dengan tetap mematuhi protokoler Covid-19, Senin, (4/1/2021).
Masyarakat tak Keberatan, Pasien Covid-19 Dimakamkan di Kampung Halamannya

PEMAKAMAN. Proses pemakaman jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilakukan dengan tetap mematuhiprotokoler Covid-19, Senin, (4/1/2021).

ENREKANG, UPEKS.co.id — Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang, Abdullah Sanneng memimpin  pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dimakamkan Senin (4/1/2021) sekitar pukul 14.00  di TPU Dusun Pangrara, Desa Pana, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.

Abdullah Sanneng yang juga Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten  Enrekang mengatakan, Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar pada hari Minggu,  (3/1/2021) sekitar jam 10.00 pagi.

Bacaan Lainnya

Namun pihak rumah sakit Ibnu Sina baru melakukan penyerahan Jenazah, pagi tadi, Senin (4/1/2021) karena  masih harus menunggu hasil Swab yang baru keluar ba’da Magrib kemarin.

” Pagi tadi baru dilakukan penyerahan Jenazah secara virtual, karena hasil Swabnya baru keluar ba’da Magrib  kemarin malam. Melihat kondisi tidak memungkinkan lagi jika saya harus berangkat ke Makassar makanya  dilakukan secara virtual”. Kata Abdullah.

Dia menjelaskan Jenazah dimakamkan di kampung halamannya karena permintaan Keluarganya dan ada surat  pernyataan tidak keberatan yang dibuat masyarakat setempat dan diketahui oleh Kepala Desa jika Jenazah  terkonfirmasi positif Covid-19 di makamkan didesa tersebut.

” Jadi kita juga tidak akan mengambil resiko memakamkan Jenazah disana jika tidak ada surat pernyataan yang  dibuat masyarakat. Tapi meskipun demikian proses pemulasaraan dilakukan sesuai Protokoler Covid-19″. Ujarnya.

Pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dilakukan oleh Tim Pemakaman Satgas Covid-19  Kabupaten Enrekang dari BPBD dan Satpol PP Enrekang.

Sekretaris Satgas Covid-19 Enrekang mengatakan, pemakaman bisa dihadiri oleh keluarga namun dengan jarak  minimal 25 meter dari tempat pemakaman dan bisa dihadiri 20 orang anggota keluarga namun tetap menerapkan  protokol kesehatan dengan mengatur jarak.

Pasien Covid-19 yang meninggal hari ini adalah pasien yang ke 17 dan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke  215 di Enrekang.

Almarhum bukan rujukan RSUD Maspul Enrekang namun tetap tercatat sebagai pasien Covid-19 asal Kabupaten  Enrekang. (Sry)

Pos terkait