Kabar Duka, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Asal Enrekang Wafat

  • Whatsapp
Kabar Duka, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Asal Enrekang Wafat
JENAZAH. Mobil Ambulance mengangkut jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 menuju pemakaman di kampung halaman almarhum, Senin (4/1/2021). (Foto Sry/Upeks)

 

Kabar Duka, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Asal Enrekang Wafat

JENAZAH. Mobil Ambulance mengangkut jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 menuju pemakaman di kampung halaman almarhum, Senin (4/1/2021). (Foto Sry/Upeks)

ENREKANG,UPEKS.co.id — Innailaihi Wa Innailaihi Raji’un, salah seorang pasien yang dinyatakan terkonfirmasi  positif Covid-19 asal Kabupaten Enrekang meninggal dunia di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.

Bacaan Lainnya

Hal ini dibenarkan Satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang Bidang penanganan yang juga Kadis Kesehatan  Kabupaten Enrekang, Sutrisno. Setelah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit dimaksud, Sutrisno mengatakan  benar jika ada warga Kecamatan Alla yang meninggal dunia.

” Iya betul Bu. Jenazahnya baru star dari Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar dan akan dimakamkan di salah satu  Desa di Kecamatan Alla” kata Sutrisno.

Sutrisno menambahkan, ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke 215. Namun pihaknya belum mendapatkan  informasi rinci dari pihak rumah sakit yang merawat Almarhum perihal penyakit penyerta yang diderita saat masuk  rumah sakit Ibnu Sina.

Hal yang sama juga dikatakan Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang, Abdullah Sanneng yang juga  Kalak BPBD Enrekang. Dia menegaskan, sebenarnya almarhum meninggal dunia sekitar Jam 10.00 Minggu pagi  (3/1/2021) di rumah Sakit Ibnu Sina.

“Tapi karena menunggu hasil pemeriksaan RT PCRnya yang baru keluar usai Magrib kemarin, dan hasilnya  dinyatakan positif Covid-19. Keluarganya meminta almarhum dibawa ke kampung halamannya, makanya  prosesnya cukup lama karena tadi pagi baru dilakukan penerimaan jenazah secara virtual” ujar Sekretaris Satgas
Covid-19 Kabupaten Enrekang, Abdullah Sanneng.

Dia mengatakan pemakaman akan dilakukan oleh Tim Pemakaman Satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang yang  terdiri dari BPBD dan Satpol PP.

Karena statusnya positif Covid-19, pemakaman tersebut dilakukan dengan menerapkan Protokoler Covid-19.

“Saya akan memimpin proses pemakaman. Selanjutnya yang bertugas melakukan penguburan akan  menggunakan APD lengkap”. Pungkasnya.

Abdullah Sanneng mengatakan proses pemakaman jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 ini boleh disaksikan  keluarganya maksimal 20 orang dari jarak 25 meter, tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga  jarak.

Dengan bertambahnya pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia, Kadis Kesehatan Enrekang mengatakan  hingga saat ini jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Enrekang 17 orang. (Sry).

Pos terkait