Danyon Gas Turunkan Water Treatment Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pengungsi

  • Whatsapp
Danyon Gas Turunkan Water Treatment Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pengungsi

MAJENE, UPEKS.co.id — Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Sulbar mendatangi Desa Lombong Timur Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Sulbar untuk mendistribusikan air minum siap konsumsi dan air bersih yang telah diproses oleh mobil Water Treatment.

Pendistribusian air minum dan air bersih bagi 1.182 warga yang tinggal di tenda pengungsian di Desa Lombong Timur ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Penugasan (Danyon Gas) Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Sulbar Kompol Nur Ichsan.

Bacaan Lainnya

Danyon Gas Satbrimob Polda Sulsel BKO Polda Sulbar menyebutkan, sebanyak 600 galon air minum dan 3 kubik air bersih dibagikan langsung kepada 1.182 warga korban gempa dengan menggunakan 1 unit mobil Water Treatment milik Satbrimob Polda Sulsel.

“Sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat, kami akan terus berupaya menjangkau seluruh wilayah yang terdapat pengungsi korban gempa Majene Sulbar untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan dan air bersih, ” sebut Kompol Nur Ichsan.

“ Hari ini kami mendatangi Desa Lombong Timur Kecamatan Malunda yang memiliki jumlah pengungsi sebanyak 1.182 jiwa. Kami datangi untuk mendistribusikan air bersih bagi keperluan sehari-hari mereka di tempat pengungsian ,” tambah Danyon C Pelopor ini.

Selain penuhi kebutuhan air bersih pengungsi, pihaknya juga membagikan masker dan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat korban, agar selama berada di pengungsian mereka tetap aman dari paparan Covid 19.

Kehadiran personel Satbrimob Polda Sulsel beserta satu unit mobil Water Treatment ini disambut antusias oleh warga yang sangat ini masih mengungsi. Masyarakat sekitar pun mengaku sangat terbantu dengan kehadiran dari personel Brimob Polda Sulsel ini.

Sementara itu Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis menjelaskan, ada dua SSK personel Satbrimob Polda Sulsel telah berada di Sulbar sehari setelah gempa berkekuatan 6.2 SR. Mereka disiagakn untuk memulihkan situasi pasca gempa.

” Sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia, kami langsung berangkat ke Sulbar sore harinya setelah kejadian gempa untuk membantu proses evakuasi warga korban gempa dan mempercepat pemulihan kondisi pasca gempa, ” jelas Anis.

“Kami juga membekali personel yang bertugas di sana dengan satu unit mobil Water Treatment dan saru unit mobil dapur lapangan, untuk mendukung operasional anggota dalam membantu warga yang berada di pengungsian, ” tutup Anis.(Jay)

Pos terkait