Anjungan Sungai Mata Allo, Obyek Wisata yang Akan Jadi Ikon Di Enrekang

  • Whatsapp
Anjungan Sungai Mata Allo, Obyek Wisata yang Akan Jadi Ikon Di Enrekang

Anjungan Sungai Mata Allo, Obyek Wisata yang Akan Jadi Ikon Di Enrekang

ENREKANG, UPEKS,co.id — Pemkab Enrekang kini kembali menyediakan sarana obyek wisata bagi masyarakat  Enrekang. Obyek wisata yang di isukan akan menjadi Ikon Daerah penghasil Dangke dan Pulu’ Mandoti ini terletak  dibantaran Sungai Mata Allo, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.

Bacaan Lainnya

Pembangunan revitalisasi anjungan wisata Sungai Mata Allo, tahun 2021 proses pengerjaannya telah selasai.

Letaknya yang sangat strategis karena berada tepat di jantung Kota Enrekang, membuat anjungan wisata Sungai  Mata Allo mudah diakses oleh masyarakat dan wisatawan dari luar daerah baik yang berkunjung maupun yang  sedang melintas.

Dari pantauan Upeks Senin, 4 Januari 2021, proses pembagunan Anjungan Sungai Mata Allo sudah masuk pada  tahap finishing.

Papan nama, stand UKM, tempat duduk dan lantai semuanya telah terpasang termasuk beberapa lampu juga  sudah mulai terpasang.

Pada obyek wisata anjungan Sungai Mata Allo terdapat beberapa spot foto yang telah dibangun, dengan latar  belakang tulisan nama 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Enrekang.

Di bagian tengah anjungan wisata itu kita akan melihat tulisan Enrekang, Sulsel dengan tulisan latar di belakang ‘INDONESIA’ yang cukup besar dan sangat indah. Jika kita lihat sepintas, anjungan wisata Sungai Mata Allo  hampir mirip dengan anjungan Losari.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando saat ditemui Upeks beberapa waktu lalu mengatakan anjungan sungai Mata Allo  itu akan dijadikan ikon wisata.

Di tempat itu nantinya akan menjadi spot wisata dan tempat bagi masyarakat bersantai menikmati panorama aliran  Sungai Mata Allo.

“Pokoknya di proyek (anjungan Sungai Mata Allo) itu nanti akan menjadi ikon Kabupaten Enrekang dan tempat  foto-foto dan tempat rekreasi keluarga. Anjungan ini nantinya akan menjadi sarana publik,” kata Muslimin Bando.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Enrekang, Dadang Sumarna mengatakan  pihaknya belum mempersiapkan jadwal peresmian proyek tersebut.

“Kita belum tentukan jadwal peresmiannya, kita baru akan koordinasi dulu terkait mekanisme peresmiannya nanti,  apakah diresmikan pak Gubernur atau pak Bupati,” ujarnya.

Sedangkan salah satu warga Enrekang, Alex mengaku tak sabar menantikan peresmian objek wisata baru  tersebut.

“Sudah tak sabar mau foto disana, semoga segera diresmikan supaya bisa perkenalkan Enrekang di Media  sosial”. Kata Alex.

Proyek revitalisasi anjungan wisata Sungai Mata Allo ini menelan anggaran sebesar Rp 13,8 miliar.

Proyek itu dianggarkan melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Enrekang dengan sumber anggaran dari APBD bantuan provinsi 2020. (Sry).

Pos terkait