Tersulut Rasa Dendam, Seorang Pelajar di Pasangkayu Tega Membunuh

  • Whatsapp
Tersulut Rasa Dendam, Seorang Pelajar di Pasangkayu Tega Membunuh

PASANGKAYU, UPEKS.co.id–Seorang pelajar di pasangkayu berinisial MM
(18), tidak berkutik saat anggota Reskrim Polres Pasangkayu membekuk
terduga pelaku di kediamannya, di perumahan Afdeling, Desa Pajalele,
Kecamatan Tikke Raya, usai melakukan pembunuhan di Jalan Trans
Sulawesi Dusun Mekar Sari, Desa Tikke, Pasangkayu pada Minggu
(3/1/2021) pekanlalu.

Kapolres Pasangkayu AKBP Leo. H Siagian saat menggelar Prees Release,
Jumat (8/1/2021) menyampaikan, bahwa terduga pelakunya inisial MM yang
masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA), dibekuk oleh anggota
Reskrim Polres Pasangkayu, lantaran diduga  melakukan pengniayaan yang
menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu tanggal 03 Januari 2021 sekitar pukul 22:00 Wita, tempat kejadiannya di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Mekar, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu,” terang AKBP Leo.

Awal kejadian dugaan pembunuhan ini menurut AKBP Leo, H Siagian,  saat
itu terduga pelaku MM bersama dengan 3 orang temannya pergi ke Desa
Tikke namun pada saat sampai di depan warung nasi kuning begadang yang
ada di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di dusun Mekar, desa Tikke,
kecamatan Tikke Raya, kabupaten Pasangkayu tersangka melihat motor
salah satu korban inisial RN terparkir.

“Kemudian terduga pelakua MM bertanya kepada salah seorang yang keluar
dari warung untuk memastikan, apakah benar CA berada didalam warung,
setelah mengetahui korban RN benar berada di dalam warung, kemudian terduga pelaku langsung menunggu korban yang keluar dari warung, pada saat korban keluar bersama MR, pelaku langsung mengambil balok kayu
didepan bengkel dan mendatangi korban,  saat itulah terjadinya peristiwa,” ungkap AKBP  Leo. H Siagian.

Kapolres juga menerangkan, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa,
kasus ini dilatar belakangi karena dendam sehingga pelaku menganiaya
korban dengan menggunakan badik dan balok kayu hingga korban
meninggal.

“Dari kejadian tersebut, selain mengamankan tersangka Sat Reskrim juga
mengamankan barang bukti berupa sebilah badik, satu buah balok kayu, satu lembar jaket kain warna hitam, satu lembar masker kain warna hitam, satu lembar baju kaos warna abu-abu gelap, satu lembar celana
pendek warna hitam, rekaman kamera CCTV dan satu unit sepeda motor merk Yamaha Vixion dengan nomor polisi DC 3185 XM milik Tersangka,”terangnya.

Untuk proses selanjutnya kata Kapolres, tersangka saat ini telah diamankan di Mapolres Pasangkayu dan atas perbuatannya,”Tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana Jo Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 tabun 1951 tentang Lembaran
Negara dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tutup AKBP Leo.H.Siagian.(Alim).

Pos terkait