ANEKA

Pasien Covid-19 Sidrap Meningkat, Protokol Kesehatan Diperketat

Pasien Covid-19 Sidrap Meningkat, Protokol Kesehatan Diperketat

SIDRAP UPEKS.co.id, —-Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar rapat monitoring dan evaluasi penanganan  Covid-19. Rapat ini dilaksanakan di ruang rapat Sekertaris Daerah Sidrap, Senin 7 Desember 2020, dengan  menerapkan protokol kesehatan.

Rapat dipimpin Sekda Sidrap, Sudirman Bungi, dihadiri Kasdim 1420 Sidrap, Mayor Inf Sudirman, Kabag Ops  Polres Sidrap, Kompol Soma Miharja, dan Pasi OPS 1420 Sidrap, Muhammad T.

Turut hadir, Kadis Kesehatan Dalduk KB, Andi Irwansyah, Kalak BPBD, Siara Barang, Kakan Kemenag, H. Irman,  Inspektur Kabupaten, Muhammad Rohady, Kasatpol PP dan Damkar Sidrap, Usman Demma.

Selain itu, juga hadir Direktur RS Arifin Nu’mang, dr. Budi Santoso, Sekretaris Dinas Kominfo, A. Alauddin.K, Kabag  Hukum, A. Kaimal, Kabag Pemerintahan Umum, Fandy A, dan Jubir Covid-19 Sidrap, Ishak Kenre.

Sekda Sidrap Sudirman Bungi dalam rapat tersebut mengatakan, meningkatnya kasus postif Covid-19 di  Kabupaten Sidrap beberapa hari terakhir ini diakibatkan kurangnya ketaatan terhadap protokol kesehatan.

Pasien Covid-19 Sidrap Meningkat, Protokol Kesehatan Diperketat

Menindaklanjuti hal tersebut, kata Sudirman Bungi, maka Satgas harus segera mengambil langkah-langkah untuk  menurunkan kasus Covid-19 di Kabupaten Sidrap.

“Hari ini kita sepakat kembali memperketat protokol kesehatan,” tegas Sudirman Bungi.

Lanjut Sudirman Bungi mengatakan, kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan masih sangat  kurang. “Menjadi tugas kita bersama untuk membuat langkah-langkah yang tepat dalam melakukan pencegahan,”  ungkap Sudirman Bungi.

Usai menyampaikan pengantarnya, Sekda Sidrap Sudirman Bungi mempersilahkan para peserta rapat untuk  memberikan masukan dan saran tentang perihal yang dimaksud.

Beberapa saran dan masukanpun disampaikan peserta rapat, terkait penanganan pencegahan Covid-19.

Sebagai kesimpulan rapat, kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang semacam pentas seni,  olahraga dan sejenisnya untuk sementara tidak diizinkan.

Adapun untuk pesta hajatan seperti pernikahan, tetap bisa dilaksanakan selama melaksanakan protokol kesehatan ketat, dengan membatasi jumlah tamu undangan.

“Untuk kegiatan pesta atau hajatan, kita akan membuatkan regulasi SOP protokol kesehatan kepada penanggung  jawab hajatan, seperti pembatasan tamu dan tidak adanya lagi makan prasmanan saat menjamu tamu dan diganti  dengan nasi kotak,” ungkap Sudirman Bungi.

“Ini kita susun regulasi SOP-nya, semata mata untuk kebaikan kita semua, baik untuk masyarakat maupun  petugas,” pinta Sudirman Bungi. (Risal Bakri).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top