Kadisdukcapil Bantaeng Harapkan Koordukcapil Proaktif Fasilitasi Warga

  • Whatsapp
Kadisdukcapil Bantaeng Harapkan Koordukcapil Proaktif Fasilitasi Warga

Kadisdukcapil Bantaeng Harapkan Koordukcapil Proaktif Fasilitasi Warga
BANTAENG,UPEKS.co.id—Sebanyak 95 perserta dari PUSPAKA,KOMPAK,Disdukcapil,PP dan KB  Prov.Sulsel,DPMD Prov,Kabag tata Pemerintahan Prov.Sulsel,Disdukcapil Bantaeng, Bulukumba,  Jeneponto,Makassar,Barru,Parepare, Ikut Sosialisasi dan berbagi pengalaman inovasi penguatan Layanan
Administrasi Kependudukan berbasis kewenangan desa(LABKD) yang diterapkan di Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh PUSKAPA dan KOMPAK secara Virtual,Rabu(2/12/2020).

Bacaan Lainnya

Peserta lainnya dari Maros,Pinrang,Enrekang,Bone,Sinjai,Wajo, Luwu,Palopo,Lutra,Tana Toraja,Torut ,Selayar,Takalar,Soppeng, Sidrap,Gowa,DPMD Bantaeng,DPMD Bulukumba,DPMD Makassar,DPMD Pare -pare  dan DPMD Kabupaten lainnya serta Media.

Kadis Dukcapil Bantaeng Drs.M.Ali.Imran MM yang juga tampil sebagai narasumber pada kegiatan ini  mengatakan, KOMPAK di wilayah dampingannya mendorong LABKD dengan membentuk Koordinator  Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Koordukcapil).

Kehadiran Koordukcapil ini sebagai salah satu solusi ketiadaan Petugas Registrasi yang diamanatkan  Permendagri 119/2017. Koordukcapil diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Desa atau Lurah dan dibiayai APBDesa dengan tugas memfasilitasi dokumen kependudukan bagi masyarakat desa,jelas dia.

Lanjut kata dia,Koordukcapil ini sudah terbentuk di Bantaeng dengan dukungan Dinas Dukcapil dan Dinas  Permberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Banteng yang merupakan wilayah pegunungan merasakan  keberadaan Koordukcapil terbukti dapat mengatasi masalah jarak dan biaya ekternal pengurusan dokumen  kependudukan.

Manfaat juga dirasakan oleh Dinas Dukcapil karena sekaligus membantu tugas Dinas dalam menjangkau  masyarakat di desa,jelas dia.

Selanjutnya kata dia,Kabupaten Bantaeng sangat merasakan manfaat keberadaan Koordukcapil, baik oleh Desa  maupun Disdukcapil. Untuk menjamin keberlanjutan Koodrdukcapil didaerah hingga saat ini, maka atas dukungan  KOMPAK daerah telah memiliki Panduan Fasilitator Kabupaten, Panduan bagi Pelatih Koordukcapil,Buku Saku  Koordukcapil,Pedoman LABKD,SOP Koordinasi antara Koordukcapil dengan Dinas Dukcapil Kabupaten,Panduan  Monev Koordukcapil,SK Bupati dan SK Kepala Desa terkait penunjukan Koordukcapil,jelas dia.

Berharap dengan adanya SK Bupati ini,akan semakin mengokohkan posisi dari Koordukcapil dan ini memberikan  kepastian kepada masyarakat akan pelayanan yang lebih baik.

Selain itu,juga berharap kepada koordukcapil agar lebih pro aktif dalam memfasilitasi warga,karena masih banyak  warga yang belum memiliki dokumen Adminduk yang dipersyaratkan,pungkasnya.(Irwan.Patra).

Pos terkait