Terkait Pemberian Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan

  • Whatsapp
Terkait Pemberian Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan
SOSIALISASI. Kadis Kesehatan Enrekang Sutrisno membawakan materi di pada acara sosialisasi pencegahanCovid-19 yang dilaksanakan KPU Enrekang di Ideologi Cafe, Senin (30/11/2020). Foto Sry
Terkait Pemberian Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan

SOSIALISASI. Kadis Kesehatan Enrekang Sutrisno membawakan materi di pada acara sosialisasi pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan KPU Enrekang di Ideologi Cafe, Senin (30/11/2020). Foto: Sry

ENREKANG,UPEKS.co.id — Namun sebelum diberikan kepada sasarannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Enrekang Sutrisno, SE,SKM,MM memberi jaminan jika Vaksin Covid-19 yang akan diberikan kepada masyarakat  itu aman karena vaksin ini telah melalui uji mutu.

Hal ini dikatakan Sutrisno pada acara Sosialisasi KPU Enrekang bersama Jurnalis tentang Pencegahan dan  Pengendalian Penyebaran Covid-19 Untuk Menjaga Keberlangsungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Lembaga  dan Pelayanan Publik KPU Kabupaten Enrekang yang berlangsung di Ideologi Cafe, Senin (30/11/2020)

Bacaan Lainnya

Sutrisno mengatakan cara paling efesien untuk mencegah serangan virus Corona adalah pemberian vaksin  covid-19 Sinovac yang berasal dari Negara Cina. Untuk itu sebanyak 1600 orang mulai dari usia 11 sampai 59  tahun di Enrekang akan mendapatkan vaksin tersebut. Menurut Kadiskes, pihaknya mengutamakan menyasar
usia tersebut karena mereka rentan terpapar virus Covid-19. Rencananya pemberian vaksin akan dilakukan pada  bulan Desember tahun ini.

” Untuk membuktikan jika vaksin itu aman maka orang pertama yang akan divaksin di Enrekang adalah saya, Kadis  Kesehatan. Nanti setelah tiga hari saya selesai di vaksin baru yang lain ikut divaksin termasuk wartawan yang  sering berada ditempat rawan virus Corona”. Kata Sutrisno.

Dia mengatakan Pemerintah pasti telah melakukan penelitian terhadap vaksin covid-19 tersebut. Tentang mutu  dan label halal pun sudah dipikirkan. Menurutnya Enrekang memang harus mendapatkan vaksin tersebut karena  kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah dan hampir setiap hari.

” Enrekang masih berada pada zona Orange, karena jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah  dan itu hampir setiap hari. Meskipun kita sudah berhasil menekan angka kematian akibat Covid-19 namun kita  masih belum bisa berpindah dari zona Orange”. Ujarnya.

Sutrisno mengatakan selain mendapatkan vaksin masyarakat tetap harus mematuhi protokoler kesehatan dengan  terus menerapkan 3 M karena vaksin itu hanya bisa bertahan dalam tubuh manusia selama setahun.

” Jadi meski sudah di vaksin kita tetap harus mematuhi protokoler kesehatan. Memakai masker sudah harus  menjadi salah satu kebutuhan kita karena fungsi masker bukan saja menangkal virus Corona tetapi juga virus  lainnya. Jadi meskipun tak ada Covid-19 seharusnya masker tetap digunakan”. Pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua KPU Enrekang Haslipa dan jajarannya, Kadis Kesehatan selaku Narsum bersama  pihak RSUD dan sejumlah Wartawan cetak, online dan media elektronik. (Sry)

Pos terkait