Sosialisasi Penegakan Aturan Prokes, Polres Pelabuhan Kumpul Pengusaha Hiburan

  • Whatsapp
Sosialisasi Penegakan Aturan Prokes, Polres Pelabuhan Kumpul Pengusaha Hiburan

Sosialisasi Penegakan Aturan Prokes, Polres Pelabuhan Kumpul Pengusaha Hiburan

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Adapatasi kebiasaan baru, Polres Pelabuhan Makassar bersinergi dengan Dinas  Pariwisata Kota Makassar dalam mengawasi serta memberikan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan  kepada pengunjung maupun pengelola usaha-usaha hiburan di tengah masih mewabahnya pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi dan edukasi tentang penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) kepada para pengusaha hiburan dalam  wilayah hukum Polres Pelabuhan Kota Makassar, berlangsung di Grand Palace Hotel Makasdar, Jumat  (20/11/2020)

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, SH, SIK, MSi  mengatakan, sosialisasi dan edukasi Protokol kesehatan yang dilakukan kali ini, masih dalam rangka mendukung  kebijakan pemerintah tentang adaptasi kebiassan baru, dengan penekanan tentang penerapan penegakan aturan  Prokes untuk mencegah penularan wabah Covid-19.

“Harapannya, tentu untuk memupuk kesadaran dan kepedulian masyarakat agar selalu mengedepankan protokol  kesehatan dalam kehidupan bersosial sehari-hari, termasuk dalam area usaha-usaha hiburan, dengan penekanan  kiranya pengunjung dan pengelola bisa selalu menerapkan aturan penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak, guna menekan penyebaran Covid 19 ini,” kata Kapolres Pelabuhan.

Menurutnya, dalam waktu 9 bulan mewabahnya pandemi, kini Makassar disebut sudah hampir memasuki tahapan  normal, yakni telah dalam tahap zona orange.

“Meski demikian, kita tetap harus terapkan Prokes. Malah, menuju ke tahap zona hijau, penerapan Prokes justru  harus semakin ketat untuk kebaikan kita bersama,” ungkapnya.

“Pengunjung dan pengelola tetap harus diingatkan terus, harus tetap siaga dan bahkan lebih ketat lagi. Jangan  lengah karena kita masih dalam suasana pandemi. Jadi, harapan kami, semua pengelola tetap terapkan Prokes  pada lingkungan usaha masing-masing,” imbuhnya.

Sementara Kadis Pariwisata Kota Makassar, yang diwakili Kasi Sarana Usaha Pariwisata, Andi Nazaruddin  menekankan penerapan disiplin Prokes sebagaimana yang telah diatur dalam Perwali Kota Makassar Nomor  51/2020.

“Dalam Perwali ini sudah sangat jelas kewajiban yang harus dijalankan oleh para pengusaha, seperti rutin  melakukan penyemprotan disenfektan, menyiapkan alat cuci tangan, menyediakan handsanitizer, kewajiban  menggunakan masker bagi karyawan dan pengunjung serta tetap menjaga jarak (phsycal distancing) dalam  operasional usahanya,” jelas Andi Nazaruddin.

Sementara Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM), Ir Zulkarnain Ali Naru mengatakan bahwa  sosialisasi dan edukasi yang dilaksanakan merupakan implementasi dari pelaksanaan program bersama antara  jajaran Kepolisian, Pemkot Makassar dan AUHM, khususnya dalam masa pandemi Covid-19, dengan sasaran
penegakan aturan Prokes pada usaha-usaha hiburan. (rul)

Pos terkait