Siswa di Gowa Diajak Gemar Menabung Sejak Dini

  • Whatsapp
Siswa di Gowa Diajak Gemar Menabung Sejak Dini

Siswa di Gowa Diajak Gemar Menabung Sejak Dini

GOWA, UPEKS.co.id–Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Bajeng, HM Amir menyampaikan  sudah 40 persen dari jumlah 6.520 siswa Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Bajeng telah memiliki  buku rekening.

Bacaan Lainnya

Hal ini diungkapkan Amir setelah berakhirnya kegiatan Sosialisasi Program One Student One Account (OSOA)  yang berlangsung di Aula Pertemuan SD Negeri Limbung Putri dan Aula Kantor Kecamatan Bajeng, Kamis  (19/11/2020).

“Khusus siswa SD Bajeng kita sudah mempunyai data siapa-siapa saja yang telah memiliki buku rekening  sedangkan bagi siswa yang belum memiliki buku rekening kami berikan edukasi sekaligus melakukan sosialisasi  dengan orang tuanya terkait program OSOA ini,” katanya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupateb Gowa, Kamsina mengatakan, program OSOA ini  sebaiknya didukung bersama. Sebab program ini dianggap sangat baik untuk kepentingan masa depan anak.

“Masa depan anak-anak ini kan masih panjang. Dengan gemar menabung sejak dini, mereka bisa menghindarkan diri dari budaya konsumtif yang berlebihan dan hasil dari menabung ini manfaatnya bisa mereka rasakan ke  depannya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomi dan Administrasi Pembangunan Setkab Gowa, Akbar  Muin mengatakan bahwa program One Student One Account merupakan salah satu bentuk Aksi Pelajar Indonesia  Menabung dalam implementasi Keppres Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung.

“Keppres ini kemudian ditindak lanjuti oleh semua gubernur, kemudian membuat surat edaran ke tingkat  kabupaten/kota. Sehingga setelah ada edaran itu maka ditindaklanjuti dengan edaran bupati,” katanya.

Untuk di Gowa, lanjut Akbar sejak bulan Juni sudah ada edaran bupati untuk Diknas dan Kemenag untuk  melaksanakan program ini.

“Jadi minggu lalu kami melakukan pertemuan dengan Korwil terkait sosialisasi ini dan dengan musyawarah kepsek  tingkat SMA. Setelah itu kita jadwalkan pada beberapa kecamatan untuk sosialisasi tingkat SD dan SMP dan  Alhamdulillah pihak perbankan ikut membantu,” jelasnya. (Sofyan)

Pos terkait