Sidak Kantor OPD, Pjs. Bupati Sorot Ruangan Kotor dan Minimnya Kehadiran Pegawai

  • Whatsapp
Sidak Kantor OPD, Pjs. Bupati Sorot Ruangan Kotor dan Minimnya Kehadiran Pegawai

Sidak Kantor OPD, Pjs. Bupati Sorot Ruangan Kotor dan Minimnya Kehadiran Pegawai

LUTIM.UPEKS.co.id—Setelah mengunjungi Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
(DPMPTSP) Kabupaten Luwu Timur dalam rangka memastikan pelayanan perizinan tetap berjalan dengan baik,  Pjs. Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, kembali Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua SKPD yakni Dinas Lingkungan  Hidup dan Dinas Kesehatan, Kamis (19/11/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya di Dinas Lingkungan Hidup, Pjs. Bupati menyoroti minimnya kehadiran pegawai diinstansi  tersebut serta kebersihan lingkungan kantor yang kurang terawat sehingga ia menghimbau pegawai baik ASN  maupun Honorer yang bekerja diinstansi tersebut supaya lebih memperhatikan kebersihan lingkungannya.

“Harusnya OPD ini yang memberikan contoh kepada OPD lain terkait dengan hal penanganan kebersihan,”  ujarnya.

Lebih lanjut Pjs. Bupati meminta kepada Pimpinan OPD di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup agar
bertanggungjawab atas kebersihan dengan mengingatkan para pegawainya untuk peduli kebersihan, begitu juga  dengan memaksimalkan kehadiran pegawainya.

Setelah dari Dinas Lingkungan Hidup, Pjs. Bupati melanjutkan sidaknya di Dinas Kesehatan, di kantor ini, Bupati  memasuki satu per satu ruangan untuk melihat secara langsung aktivitas pegawai serta memastikan pelayanan  berjalan baik.

Disini Pjs. Bupati berbincang-bincang sekaligus bertanya kepada ASN Dinas Kesehatan tentang pencapaian  realisasi anggaran.

“Apakah adik-adik sudah menghitung pencapaian realisasi anggaran, sekarang kan sudah akhir tahun, jangan  sampai nantinya kewalahan sehingga harus lembur lagi,” kata Bupati mengingatkan.

Jayadi menekankan agar ASN terus bekerja secara profesional dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai  abdi negara dan abdi masyarakat.

Menurutnya, dengan lebih meningkatkan profesional etos kerja sebagai aparatur Pemerintah, maka hal itu akan  menciptakan kinerja yang lebih handal sehingga dalam setiap menjalankan tugasnya diyakini memegang teguh  etika pelayanan publik.

“Meskipun kewenangan saya terbatas, namun salah satu tugas saya sebagai penjabat yaitu bagaimana  memastikan kegiatan operasionalisasi berjalan seperti pelayanan umum yang ada di SKPD,” ungkapnya.

Jayadi Nas membeberkan Dinas Kesehatan yang merupakan salah satu pusat pelayanan publik yang harus tetap  terjaga dan berjalan dengan baik karena terkait langsung dengan pelayanan kesehatan. Begitupun dengan Dinas  Lingkungan Hidup sebagai pelayanan non administrasi agar masalah persampahan bisa teratasi di Kabupaten
Luwu Timur dan lingkungan tetap bersih. (hms/rls).

Pos terkait