Rahman Menda, Tahun Depan PAUD Holistik Integratif Terbentuk di Desa Dan Kelurahan

  • Whatsapp
Rahman Menda, Tahun Depan PAUD Holistik Integratif Terbentuk di Desa Dan Kelurahan

Rahman Menda, Tahun Depan PAUD Holistik Integratif Terbentuk di Desa Dan Kelurahan

SIDRAP UPEKS.co.id.—- Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mengggelar  Sosialisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif, yang berlangsung di Baruga Kantor Kecamatan  Baranti, Rabu 25 November 2020, dengan mengedepankan Protokol Kesehatan, guna untuk menghindari  penyebaran Virus Corona Disease atau Covid-19.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian, Bidang Pembinaan dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Sidrap, Abdul  Rahman Menda, mengatakan, dalam sosialisasi minimal terdapat tiga program.

“Tiga program yaitu, TK, kelompok bermain, dan satuan PAUD sejenis, seperti posyandu, TPQ dan taman  penitipan anak,”.

Hal tersebut di sampaikan Kasi Kurikulum dan Penilain Bidang Pembinaan dan Pendidikan Non Formal Abdul  Rahman Menda di hadapan para peserta Sosialisasi.

Di katakan Rahman Menda, untuk tahun 2020 ini target satu PAUD holistik di setiap Kecamatan di Kabupaten  Sidrap sudah terealisasi 100 persen.

Ia berharap pada tahun 2021 mendatang, PAUD Holistik ada di tiap Desa/Kelurahan. “Jadi untuk tahun depan kita  targetkan satu PAUD Holistik di tiap Desa/Kelurahan,” ungkap Rahman Menda.

Lanjut Abdul Rahman menjelaskan, PAUD Holistik-Integratif adalah upaya pengembangan anak usia dini yang  dilakukan untuk memenuhi keutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis  dan terintegrasi.

“Ini termaktub dalam Peraturan Presiden Republik indonesia Nomor 60 tahun 2013 tentang Pengembangan Anak  Usia Dini Holistik-Integratif,” ungkap Rahman Menda.

Sebelum Sosialisasi di mulai, Rahman Menda mengingatkan kepada peserta Sosialisasi untuk tetap menerapkan  Protokol Kesehatan, ini untuk menghindari adanya penyebaran virus corona Disease atau Covid-19.

Untuk itu kata Rahman Menda, salah satu untuk memutus mata rantai penyebarannya adalah dengan menerapkan  pola 3 M, yaitu Menggunakan Masker saat keluar rumah, rajin Mencuci Tangan dengan Sabun, dan Saling  Menjaga Jarak, serta hindari tempat kerumunan, pesan Rahman Menda.

Sosialisasi tersebut dihadiri Ketua PAUD Holistik Baranti Abu Bakar Amin, Bunda PAUD Baranti Chairani Rahim,  Korwil Disdikbud Baranti Amiruddin, Kepala Puskesmas Manisa, serta Kades/Lurah se-Kecamatan Baranti. (Risal Bakri).

Pos terkait