ANEKA

Pjs. Bupati Gowa Buka Muspimda PMII Sulsel

Pjs. Bupati Gowa Buka Muspimda PMII Sulsel

GOWA, UPEKS.co.id–Kabupaten Gowa jadi lokasi Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) Pergerakan  Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan yang dilaksanakan 27 – 29 November di Pasanggrahan  Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PKC PMII Sulsel, Ahmad Sirajul Munir pada pembukaan Muspimda di  Gedung D’Bollo Kabupaten Gowa, Jumat (27/11/2020) sore.

“Kegiatan ini merupakan ajang konsolidasi internal PMII yang berada dalam naungan PKC PMII se-Sulsel dan  menjadi tempat silaturahmi bagi semua pengurus cabang,” ungkapnya.

Ahmad Sirajul Munir mengatakan pada Muspimda ini akan merumuskan strategi pengembangan kaderisasi yang  disesuaikan dengan kondisi lokal Sulsel.

Menurutnya dalam melakukan pengkaderan tidak semua cabang PMII di Sulsel bisa melakukan kaderisasi lanjut  dikarenakan jumlah kader dalam cabang tersebut tidak lengkap.

“Agenda kita akan membahas mengenai kaderisasi sesuai kondisi di Sulsel dan menciptakan rekomendasi- rekomendasi untuk menjadi bahan PKC PMII Sulsel dalam menjawab kebutuhan cabang-cabang di daerah, seperti  masih adanya beberapa cabang di kita yang belum bisa melakukan pengkaderan lanjutan seperti yang terjadi di
Pulau Jawa,” bebernya.

Menanggapi hal ini, Penjabat Sementara Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi sekaligus membuka Muspimda  tersebut mengatakan PMII merupakan organisasi pergerakan yang harus memiliki banyak kader sehingga dengan  adanya perumusan metode kadernisasi ini bisa tetap menjadi adaptif.

“PMII melibatkan semua cabang di Sulsel termasuk Gowa. Muspimda ini sangat bagus karena merumuskan  metode pengkaderan baru, apalagi PMII adalah organisasi pergerakan maka diperlukan aktualisasi dalam  pengkaderan,” katanya.

Selain itu Aslam berpesan, agar dalam perumusan, atribut organisasi dalam nilai Islam tetap terjaga dan mampu  mengadaptasi diri dengan perubahan lingkungan.

“Kita berharap dengan metode yang baru nantinya, eksistensi PMII selaras dengan perubahan jaman dan  mengaktualkan organisasi dan relefan dari perkembangan tanpa kehilangan dasar sebagai organisasi Islam,”  tutupnya.(Sofyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top