Penghormatan Napoli untuk Maradona

  • Whatsapp
Penghormatan Napoli untuk Maradona

— Sejumlah penggemar berkumpul di luar Stadion Diego Armando Maradona, Buenos Aires, Argentina, selepas kabar meninggalnya legenda sepak bola Diego Maradona pada Rabu (25/11). Foto: ANTARA/REUTERS/Magali Druscovich–

 

Bacaan Lainnya

Naples, Upeks.co.id–Sejumlah penggemar berkumpul di luar Stadion Diego Armando Maradona, Buenos Aires, Argentina, selepas kabar meninggalnya legenda sepak bola Diego Maradona pada Rabu (25/11). Foto: ANTARA/REUTERS/Magali Druscovich

Maradona meninggal dunia di usia 60 tahun karena serangan jantung.

Kepergian mantan pemain Boca Juniors, Barcelona, Napoli dan Sevilla itu membuat dunia sepak bola berduka.

Sebagai penghormatan untuk sang legenda, Presiden klub Napoli Aurelio De Laurentiis mempertimbangkan untuk menggunakan nama Diego Maradona sebagai nama stadion mereka demi menghormati jasa-jasa mega bintang kepada klub tersebut.

Wali kota Napoli Luigi De Magistris juga mendukung ide tersebut. Nama stadion Napoli saat ini adalah San Paolo.

De Laurentiis mengatakan akan membahas nama stadion mereka, untuk digabungkan dengan nama Maradona.

“Kami dapat mempertimbangkan ide untuk menyebut stadion kami San Paolo-Diego Armando Maradona,” kata De Laurentiis, seperti yang dikutip dari saluran olahraga Prancis RMC Sport, Kamis (26/11).

“Diego Armando Maradona, pesepak bola terhebat sepanjang masa, Diego telah meninggal.”

“Ia membuat orang-orang kita bermimpi, dia membela Napoli dengan kejeniusannya. Pada 2017 Diego menjadi warga negara kehormatan kami, Neapolitan dan Argentina, Anda memberi kami kegembiraan dan kebahagiaan. Napoli mencintaimu!”

Maradona pertama kali tiba di Napoli pada musim panas 1984 setelah membela Barcelona.

Ia membuat dampak langsung di musim pertamanya, mencetak 14 gol Serie A untuk finis di belakang Michel Platini dan Alessandro Altobelli sebagai pencetak gol terbanyak liga saat Napoli finis di urutan kedelapan.

Namun, ia membawa Napoli menjadi juara liga Italia pada 1986-67 dan mengulangi prestasi tersebut di musim 1989-90.

Secara total, pemain Argentina itu menghabiskan enam musim bersama Napoli dan meninggalkan klub di musim ketujuhnya setelah dinyatakan positif menggunakan kokain.

Ia total memainkan 259 pertandingan untuk Napoli, mencetak 115 gol dan masih terus dipuja 30 tahun setelah meninggalkan klub Italia tersebut. (antara/jpnn)

Pos terkait