Mahfud MD : Restoratif Justice Harus Diimplementasikan Penegak Hukum di Sulsel

  • Whatsapp
Mahfud MD : Restoratif Justice Harus Diimplementasikan Penegak Hukum di Sulsel

Mahfud MD : Restoratif Justice Harus Diimplementasikan Penegak Hukum di Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Penerapan restoratif justice untuk pemenuhan keadilan masyarakat menjadi atensi  serius Menkopolhukam, Mahfud MD saat seminar di Hotel Claro, Kamis (26/11/20).

Bacaan Lainnya

Mantan Ketua MK itu secara langsung memberikan arahan pada Kapolda Sulsel, Kajati Sulsel serta para Kapolres  dan Kajari yang hadir dalam forum penyamaan persepsi yang diinisiasi oleh Deputi Bidang Hukum dan HAM  Kemenpolhukam, Sugeng Purnomo.

Membuka acara, Mahfud tidak tanggung-tanggung dan secara blak-blakan menilai penegak hukum termasuk  polisi dan jaksa dianggap mendapatkan citra buruk di masyarakat.

“Yang muncul sekarang ini di masyarakat adalah Penegak hukum malah menjalankan koruptif Justice, manipulatif  Justice. Itu karena memang penegak hukum menghukum orang sesuai selera, atau membebaskan sesuai  seleranya. Ini yang masalah yang kita hadapi,” tegasnya saat memberikan keterangan secara virtual dari ruang  kerjanya di Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Perihal itu, Mahfud mengaku dalam integrated Justice sistem kedepannya para penegak hukum sangat penting  untuk memahami restoratif justice. Dimana penerapannya diharapkan untuk mewujudkan kedamaian serta  harmoni dalam kehidupan masyarakat.

“Jadi bukan untuk menghukum saja. Penjatuhan hukuman baru akan dilakukan jika memang dipandang sudah  harus dihukum,” pungkasnya.

Forum Koordinasi Penyamaan Persepsi Aparat Penegak Hukum dengan tema, “Penegakan Hukum Pidana Dalam  Perspektif Keadilan Restoratif” itu, turut pula dihadiri secara virtual oleh Jaksa Muda Pidana Umum (Jampidum)  Fadil Zumhana.(Jay)

Pos terkait