Kuker Komisi C DPRD Prov. Sulsel di Wajo, Ini Harapan Bupati

  • Whatsapp
Kuker Komisi C DPRD Prov. Sulsel di Wajo, Ini Harapan Bupati

 

Wajo, Upeks.co.id–Kunjungan kerja Komisi C. DPRD Provinsi Sulsel di Kab. Wajo yang di terima langsung oleh Bupati Wajo Dr.H.Amran Mahmud.S.Sos. M.Si di Ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo Kamis (12/12/2020).

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam acara Kunjungan
Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sul-Sel Hajja Vera Firdaus.SH. bersama Anggota, Sekertaris Daerah Kab. Wajo, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, PT. Energy Equity Epyg Sengkang.

Maksud kunjungan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi selatan sebagai bentuk Silaturahmi sekaligus mendapatkan informasi terkait Gas Alam di Kabupaten Wajo sebagai masukkan dalam pembahasan Ranperda APBD 2021.

Pada kesempatan itu, Bupati Wajo Amran Mahmud menyampaikan kunjungannya beberapa Waktu yang lalu ke Direktorat Jenderal Minyak dan Gas bumi ( Dirjen MIGAS) serta SKK Migas di Jakarta berkenaan dengan jatah Gas 5 MMBTU oleh Pemerintah Kabupaten Wajo yang akan dikelola oleh BUMD kami PT. Wajo Energi Jaya.

“Alhasil kita mendapatkan titik terang tentang alokasi Gas 5 MMBTU itu, sehingga kita berharap ditahun depan sudah ada action dan alokasi gas tersebut akan memberikan konstribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah,”katanya.

Disamping itu pemerintah Kabupaten Wajo tengah juga menyiapkan langkah-langkah yang berkaitan dengan perpanjangan kontrak PT. Energi Equity Epic Sengkang pada Bulan Oktober 2022 dengan menyiapkan Studi Kelayakan dan Studi Kebutuhan dalam Mendirikan BUMD Bidang usaha Parisipasi Interest 10 % untuk wilayah kerja Migas sesuai amanah Peraturan menteri ESDM nomor 37 tahun 2016.

“Produksi gas alam yang dikelola PT. Energy Equity Epic Sengkang mengsuplay gas ke Pembangkit Listrik PT. Energy Sengkang dengan kapasitas 315 MW namun sekarang penyerapannya oleh PT. PLN hanya sekitar 50 % sehingga sangat mempengaruhi penurunan Dana Bagi Hasil Migas,”jelasnya.

Akan tetapi, lanjut Bupati, pada bulan Agustus tahun 2020 PT. Energy Equity Epic Sengkang telah melakukan kajian Gas In Place Review dan Prospek menghasilkan 19 sumur telah diidentifikasi dan mengestimasikan bahwa total sumber daya gas alam yang berada dalam wilayah ini sebesar 2 TCF, sehingga sangat berpotensi untuk melakukan usaha-usaha lainnya, selain menjadi sumber pembangkit listrik.

“Kegiatan ini senada dengan rencana Gubernur Sulawesi Selatan untuk mendirikan pabrik pupuk yang bahan bakunya dari gas alam serta dan juga sangat mengharapkan adanya Kawasan Ekonomi Khusus Zona Industri yang dimana wilayah Wajo yang sangat ideal karena karena Memiliki Sumber Energi yang sangat besar dari produksi Gas Alam,”jelas Bupati.

Amran Mahmud juga berharap semoga tahun depan kegiatan pembangunan LNG plan yang ada di Dusun Langkenna Desa Pattiroloka Kecamatan Keera yang dilaksanakan oleh PT. South Sulawesi LNG akan segera berlanjut.

Diakhir acara Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sul-Sel Hj.Vera Firdaus.SH akan melaporkan sebagai bahan masukan dalam pembahasan APBD 2021.(rls)

Pos terkait