IBI Luwu Timur Muscab IV Masa Bakti 2018-2023

  • Whatsapp
IBI Luwu Timur Muscab IV Masa Bakti 2018-2023

IBI Luwu Timur Muscab IV Masa Bakti 2018-2023

LUTIM.UPEKS.co.id—Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Luwu Timur menggelar Musyawarah Cabang  (Muscab) ke IV masa bakti 2018-2023 dengan tema “Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal  Naonatal melalui Germas dan Pelayanan Berkualitas”, di Aula Hotel I Lagaligo, Kec. Malili, Jumat (13/11/2020).

Bacaan Lainnya

Muscab yang diselenggarakan 5 tahun sekali selama kepengurusan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum,  Askar mewakili Pjs. Bupati Lutim, didampingi Ketua Pengurus Daerah IBI Sulsel, Ketua Pengurus Cabang IBI Lutim,  dan perwakilan Dinas Kesehatan. Hadir juga perwakilan Direktur RS I Lagaligo serta pengurus ranting IBI  Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum, Askar berharap momentum Musda ke IV IBI Luwu Timur ini  dapat dijadikan sebagai sarana introspeksi dan mengevaluasi sejauhmana peran dan kontribusi IBI dalam  melaksanakan tugasnya dalam melayani masyarakat sehingga kedepan IBI akan terus berkarya dan berbuat lebih baik lagi.

Askar melanjutkan, sektor kesehatan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap proses  pembangunan bangsa mengingat sector ini adalah hak dasar masyarakat, makanya Pemerintah wajib  menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang baik bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Khusus di Luwu Timur, 20% APBD kita dialokasikan khusus untuk sektor kesehatan, meskipun pusat  menginstruksikan 10% saja,” jelas Askar.

Ia menambahkan, Bidan merupakan salah satu garda terdepan tenaga kesehatan strategis yang bertugas  memberikan pelayanan kebidanan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Oleh karena itu, perlu menjadi  perhatian untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) Angka Kematian Bayi (AKB) dan stunting pemenuhan nutrisi  selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Olehnya itu, saya berharap muscab hari ini menjadi momentum penguatan profesi bidan menjadi lebih baik lagi dengan senantiasa menjunjung tinggi kode etik profesi bidan. Semoga forum ini semakin mendorong profesi  kebidanan menjadi profesi yang lebih mulia dan lebih professional,” kunci Askar.

Diakhir acara, dilakukan pemberian plakat sebagai ucapan terima kasih IBI dan pemotongan nasi tumpeng.  (hms/rls)

Pos terkait