PARIWARA

BPJS Kesehatan Sinjai Paparkan Keunggulan e-Dabu Mobile dalam Gathering Badan Usaha

BPJS Kesehatan Sinjai Paparkan Keunggulan e-Dabu Mobile dalam Gathering Badan Usaha

Watampone, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar Gathering Badan Usaha dengan mengundang badan usaha di Kabupaten Sinjai yang telah terdaftar pada Program JKN-KIS. Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sinjai, Achmad Saleh Abdullah menyampaikan bahwa pelaksanaan gathering badan usaha ini dilakukan sekaligus dengan sosialisasi e-Dabu Mobile kepada badan usaha.

“Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi, pemberian informasi dan edukasi tentang penyelenggaraan Program JKN-KIS kepada Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU-BU) di Kabupaten Sinjai. Tentunya kami berharap koordinasi dan sinergi dengan para pimpinan badan usaha terus berjalan dengan baik. Serta, para pimpinan badan usaha mendapatkan manfaat dengan memberikan jaminan kesehatan kepada para pekerjanya,” ucap Achmad, Senin (26/10).

Aplikasi e-Dabu Mobile merupakan salah satu inovasi dari BPJS Kesehatan yang memberikan kemudahan, kecepatan dan informasi kepada badan usaha untuk mendapatkan informasi terkait pegawai dan anggota keluarga yang telah mendapat jaminan kesehatan.

Irmawati, salah seorang peserta dan juga pemilik YPA Handayani Kabupaten Sinjai, mengatakan bahwa aplikasi itu telah memudahkan dan membantu badan usaha dalam mengakses dan mengelola data karyawan badan usaha, misalnya dalam hal mutasi peserta sudah sapat dilakukan secara online begitu pula untuk pengecekan pembayarannya.

“Saya harap ke depannya semakin banyak lagi fitur dan terobosan dari BPJS Kesehatan yang dapat mempermudah kami para pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan di BPJS Kesehatan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala DPMPTSP Kabupaten Sinjai, Lukman Dahlan, juga menjelaskan alur pengurusan izin usaha serta sosialisasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, tentang tips hidup sehat di masa pandemi.

“Pengurusan izin usaha memang tidak dikenakan biaya atau gratis dengan tujuan para calon pengusaha atau investor mendapatkan kemudahan ruang dalam memulai usaha yang secara tidak langsung akan memajukan perekonomian daerah. Kami juga mengimbau agar saat mengurus ijin usaha juga taat terhadap kepatuhan menjadi peserta BPJS Kesehatan,” tutur Lukman. (Jamkesnews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top