Muslimin Bando Terima Penghargaan Terbaik 2 LKD Tingkat Sulsel

  • Whatsapp
Muslimin Bando Terima Penghargaan Terbaik 2 LKD Tingkat Sulsel

Muslimin Bando Terima Penghargaan Terbaik 2 LKD Tingkat Sulsel

ENREKANG,UPEKS.co.id — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Malam Penganugerahan Pemenang Lembaga Kearsipan Daerah Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota 20-21 November 2020  di Hotel Gammara, Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil pemilihan, Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten Enrekang dinobatkan sebagai juara 2  tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Sementara untuk juara 1 diraih Kabupaten Barru dan juara 3 Kabupaten Toraja  Utara.

Dalam Malam Penganugerahaan Kearsipan 2020 ini juga diumumkan pemenang Lomba Tertib Arsip OPD Pemrov
Sulsel, Arsiparis Teladan dan Launching ArsipNA Keluarga.

Terkait kegiatan itu, Bupati Enrekang H. Muslimin Bando secara langsung menerima penghargaan juara 2 LKD  Tingkat Sulsel dan turut didampingi oleh Sekretaris Dispustaka H. Agus.

Pada kesempatan itu, Bupati Enrekang menyampaikan testimoninya, bahwa ia merasa bahagia karena ternyata  Sulawesi Selatan juga bisa diperhitungkan pada tingkat nasional dalam bidang kearsipan dan perpustakaan.

Ia pun mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan yang telah meluncurkan  ArsipNA Keluarga.

“Luar biasa kreatif, apa yang dilakukan ini merupakan baru bagi kita semua. Lihat yang kita lauching malam ini  ArsipNA Keluarga, dengan adanya arsip keluarga orang bisa tahu dari mana sumbernya. Ini adalah karya baru  yang diciptakan DPK Sulsel, dan kalau saya lihat bukan hanya ini inovasi-inovasi yang akan lahir dari pimpinan kita  yang energik beserta staf-stafnya,” ujarnya pada Kepala DPK Sulsel dan tamu acara penganugerahan.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Sekretaris Dispustaka Enrekang H. Agus juga menyampaikan apresiasi  kepada para rekan-rekan kearsipan di Kabupaten Enrekang atas penghargaan yang diterima tersebut. Ia pun  mengharapkan sebaiknya program ini direplikasi di kabupaten sehingga mendorong peningkatan ketertiban arsip  di OPD-OPD.

“Menertibkan arsip adalah menjaga budaya, menertibkan arsip berarti menjaga warisan,  menertibkan arsib juga bermakna melestarikan bukti hukum”, ujarnya.

Adanya penganugerahan ini tentu akan semakin mendorong lembaga kearsipan mewujudkan akuntabilitas  penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana amanat UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.(Sry)

Pos terkait