UMI Silaturahim Daring Konjen Australia di Makassar, Ini Programnya

  • Whatsapp
UMI Silaturahim Daring Konjen Australia di Makassar, Ini Programnya

UMI Silaturahim Daring Konjen Australia di Makassar, Ini Programnya

MAKASAR.UPEKS.co.id—Berobsesi mewujudkan perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University), UMI  aktif melakukan berbagai inovasi. Kali ini pimpinan UMI gelar silaturahim Dalam Jaringan (Daring) dengan Konjen  Australia di Makassar, Bronwyn Robbins, Kamis (8/10).

Bacaan Lainnya

Saat dilaturahim, hadir mendampingi Rektor, WR 1, Dr Hanafi, WR 2 Prof Dr Salim Basalamah dan WR V Bidang Kerjasama, Prof Dr Hatta Fattah.  Turut hadir secara virtual, Ketua Badan Wakaf UMI, Drs H Mochtar Noer Jaya, Rektor UMI 2010-201, Prof  Masrurah dan para dekan.

Rektor dalam sambutannya mengatakan, UMI kampus swasta pertama terakriditasi A di luar Jawa dan peringkat  tertinggi di luarJawa. Pencapaian ini mendorong untuk bekerjasama dan membantu kampus-kampus swasta  lainnya di Kawasan Timur Indonesia untuk berkembang bersama.

Australia sebagai negara dengan kualitas pendidikan yang sangat maju serta dengan budaya yang multikultural  adalah sebuah negara yang patut dijadikan tempat untuk belajar, khususnya bagim asyarakat di Kawasan Timur  Indonesia.

Sehingga kami memandang penting membangun kerjasama dengan Konsulat Jenderal Australia di Makassar.  Tujuannya, meningkatkan kesepahaman kedua negara lewatpendidikan dan budaya, perkuat bungan pendidikan  dan budaya;

Selain itu, perkenalkan pendidikan dan budaya Australia ke universitas swasta se-Indonesia Timur; menjadikan  UMI sebagai salah satu jembatan kemajuan kampus-kampus swasta di kawasan timur Indonesia; serta  meningkatkan hubungan kebudayaan antara Makassar dan Australia.

Dikatakannya, objek kerjasama ini pendidikan dan budaya. Australia memiliki pendidikan berkelas dunia. Hal ini  terbukti dengan masuknya kampus-kampus Austalia di ranking top universitas terbaik dari berbagai organisasi  pemeringkatan dunia.

Di Asia dan Kawasan OCEANIA beberapa kampus Australia seperti Australian National University, University of  Melborne, University of Sydney, University of New South Wales (UNSW) and University of Queensland selalu menjadi kampus-kampus terbaik.

Oleh karena itu, dapat dikatakan dikawasan OCEANIA dan Asia maka secara umum, Australia negara dengan  kualitas pendidikan tinggi yang terbaik.

Kampus-kampus di Indonesia banyak menjalin kerjasama dengan kampus-kampus di Australia untuk  meningkatkan kuliatas pendidikannya.

Akan tetapi kebanyakan kampus yang telah bekerjasama ini adalah kampus berada di Pulau Jawa. Diluar pulau  Jawa ada juga kampus telah bekerjasama dengan Australia. Akan tetapi menurut pengalaman kami membimbing  beberapa kampus swasta di Indonesia Timur, mereka kekurangan kerjasama dengan kampusd i Australia.

Salah satu penyebabnya, informasi dan bimbingan. Denga ndemikian UMI sebagai kampus swasta terbaik  dengan peringkat posisi tertinggi di kawasan Timur Indonesia memandang penting berinisitif meningkatkan kualitas sesama kampus swasta di Kawasan Timur Indonesia.

Beberapa bentuk kerjamasa, UMI akan jadi tempat sosialisasi kampus dan beasiswa, mendorong kerjasama  antara University to University dalam bentuk mengirim mahasiswa belajar dalam bentuk short course atau kolaborasi penelitain;

Selain itu, meningkatkan kolaborasi penelitian antar kampus; mengundang dosen-dosen di Australia menjadi  dosen paruh waktu dan dosen tamu; mengirim dosen dan mahasiswa untuk belajar.

Untuk memperlancar kerjasama ini, akan dibuatkan suatutempat khusus yang di dalamnya berisikan informasi- informasi tentang pendidikan di Australia serta informasi tentang budaya Australia.

Tempatiniakan kami berinama “Australian-UMI Intercultural and Educational Partnership”. Kelak akan dikelolola  Kantor Urusan Internasional UMI.

Melalui program ini akan dilakukan revitalisasi terhadap hubungan kultural antara masyarakat Makassar dan  Australia yang telah terjalin sejak tahun 1600-an dan belakangan ini menunjukkan gejala terjadinya penurunan intensitas.

Revitalisasi hubungan budaya akan memperkuat hubungan biliteral dan saling kesepahaman antara  kedua bangsa.

Kemitraan yang terjalin antara UMI dengan Konjen Australia telah terjalin hubungan harmonis. Sebagai bentuk  penghargaan dan apresiasi Konjen sebelumnya, Richard Matthew, di Milad UMI ke 66, tanggal 23 Juni  2019, beliau menerima Piagam penghargaan dan Pin Emas.

Richard Matthew dinilai sebagai tokoh yang telah berjasa dalam pengembangan Pendidikan di UMI dengan  pemikiran dan support beliau termasuk Program Women Leader Muslim.

Alhamdulillah 10 orang perempuan Islam Indonesia utusan Sulawesi Selatan yang mendapatkan Australia Award  dengan studi tentang Pengembangan Kepemimpinan Perempuan dalam Organisasi Islam di Melbourne Australia, tahun 2017.

Saat itu. empat orang adalah Dosen UMI, Prof Dr. Masrurah, Dr. Setyawati Yani, Dr. Nurjannah Abna dan Dr. Nurhayati Azis menimba ilmu di Australia.

Tentulah diharapkan, program ini dapat berlanjut memberi kesempatan kepada SDM UMI.baik program  pengembangan SDM bidang gender Islam dan Pendidikan Islam.

Selain itu program exchange dalam pengembangan SDM UMI, alhamdulillah beberapa dosen UMI juga alumni  Australia.
UMI juga telah menjalin kerjasama dengan Curtin University dan Grffin university.

Dalam silaturahim tersebut, Konjen Australia di Makassar, Bronwyn Robbins, sangat mengapresiasi berbagai  rencana UMI tersebut..

”Terima kasih UMI telah menyusun naskah kerjasama dengan pihak Australia. Dengan sangat senang, kami merespon positif dan siap membantu,” kata Bronwyn Robbins. (rls).