Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa di Majene Turun Jalan

  • Whatsapp
Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa di Majene Turun Jalan

Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa di Majene Turun Jalan

MAJENE, UPEKS.co.id—Ratusan mahasiswa berasal dari Universitas Sulawesi Barat di Majene yang  mengatasnamakan Solidaritas Perjuangan Rakyat, melakukan aksi unjuk rasa dengan turun ke jalan, menolak disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dari pantauan, aksi ratusan mahasiswa di lakukan dua titik., yaitu di depan Rektorat Unsulbar,  kemudian mereka bergerak menuju ke Tugu Perjuangan Kemerdekaan Pusat Pertokoan Majene, jalan Sudirman, dengan pengawalan petugas kepolisian. Akibat unjuk rasa arus lalulintas sempat macet.

Salah seorang pengunjukrasa, Alparhat Pratama mengatakan, aksi unjukrasa yang dilakukan para mahasiswa ini  untuk menyampaikan beberapa tuntutann terkait penolakan terhadap pengesahan undang undang omnibus law  cipta kerja.

“Isu sentral kita hari ini adalah bagaimana agar undang-undang omnibus law cipta kerja dicabut karena sama  sekali tujuannya tidak berpihak pada rakyat Indonesia dan jelas melanggar konstitusi undang-undang dasar  Negara Republik Indonesia 1945,” sebut Alparhat, disela-sela aksi.

Dia juga menjelaskan, unjuk rasa ini sebagai bentuk penolakannya terhadap Undang-Undang Omnibus Law yang  dinilai lebih mementingkan kepentingan para pemodal dan mengebiri hak masyarakat, khususnya buruh dan tani.

“Gerakan ini dalam rangka menolak dan menggagalkan Undang-undang Omnibus Law. Selain itu undang-undang  omnibus law cipta kerja sama sekali tidak berpihak terhadap kepentingan rakyat Republik Indonesia.

”Intinya, kami dari mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas perjuangan rakyat Majene meminta agar  undang-undang omnibus law dicabut,” tutupnya.(Alimukhtar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *