PARIWARA

Tenang Bersama JKN-KIS Hadapi Persalinan di Tengah Pandemi Covid-19

Narasumber : Ernawati (24)

Batauga, Upeks.co.id – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi sebagian orang mungkin merupakan hal biasa karena memang merupakan kewajiban bagi seluruh penduduk. Namun bagi masyarakat yang telah merasakan manfaatnya tentu hal tersebut menjadi sangat istimewa dan patut disyukuri. Hal tersebut disampaikan Ernawati (24), salah satu peserta dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Ernawati merupakan salah satu ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Pogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan. Pada bulan Juli lalu, Ernawati melahirkan secara normal anak pertamanya dengan bantuan bidan di Puskesmas Batauga. Dirinya memiliki kesan yang cukup mendalam terhadap Program JKN-KIS, karena di tengah persoalan ekonomi yang kerap kali dialami keluarganya, ia tidak perlu dibebani biaya berobat ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kami sangat bersyukur karena mendapat bantuan dari pemerintah. Semua orang pasti tahu bahwa biaya berobat sangat mahal. Apalagi pada masa pandemi seperti saat ini semua menjadi semakin sulit,” ujar Erna kepada Jamkesnews, Jumat (11/09).

Sejak hamil ia rutin mengunjungi Puskesmas untuk berkonsultasi dengan bidan. Apalagi pada saat beberapa bulan sebelum melahirkan adalah puncak tingginya angka penyebaran virus corona. Sebagai seorang perempuan yang baru pertama kali hamil tentu ia merasa sangat takut.

“Saya khawatir saya terpapar dan akan mempengaruhi kesehatan bayi yang saya kandung. Namun saya sangat bersyukur karena saya selalu mendapat pelayanan yang baik dari bidan di Puskesmas sampai dengan pada saat melahirkan. Kalau saya ingat waktu-waktu itu kadang saya tiba-tiba kembali merasa terharu,” lanjutnya.

Erna pun mengapresiasi pelayanan di Puskesmas Batauga yang menerapkan protokol Covid-19, seperti memberi jarak antarpasien di ruang tunggu, pasien wajib cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh serta pemberi pelayanan yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Hal itu turut membuatnya percaya bahwa pihak Puskesmas sangat sadar akan pentingnya menjaga agar penularan virus tidak terjadi di lingkungan Puskesmas.

“Senang sekali sebagai pasien JKN-KIS pelayanannya bisa sebaik ini. Mudah-mudahan di lain tempat banyak masyarakat yang merasakan apa yang saya rasakan, bahwa JKN-KIS ini sungguh membantu meringankan beban kita,” ucapnya. (Jamkesnews)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top