Swab Massal II, Dinkes Makassar Periksa 3.670 Warga

  • Whatsapp
Swab Massal II, Dinkes Makassar Periksa 3.670 Warga

foto; ilustrasi –int–

MAKASSAR, UPEKS.co.id –Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar berhasil memeriksa 3.670 warga selama swab massal II yang berlangsung 24 September hingga 3 Oktober 2020. Swab massal II digelar di sembilan kecamatan di Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Dari 3.670 warga yang terlibat dalam swab tes di sembilan kecamatan tersebut, 121 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19. Meski satu kecamatan lainnya yakni Kecamatan Sangkarrang belum dirilis hingga berita dimuat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin saat dikonfirmasi menjelaskan, semua warga yang positif Covid-19 dan tidak bergejala akan diarahkan untuk isolasi mandiri apabila tempatnya memenuhi syarat.

Termasuk, kata Naisyah, pihaknya akan melakukan tracking terhadap siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan masyarakat yang terkonfirmasi tersebut.

“Yang tadi baru didapat hasilnya akan ditracking oleh puskesmas. Kalau dia bisa isolasi mandiri di rumah yah di rumah saja. Kalau tidak memenuhi syarat rumahnya 10 orang satu rumah yah kita bekerja sama dengan duta Covid-19 provinsi,” kata Naisyah.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko penularan. Setiap satu kasus positif terkonfirmasi, maka secepat mungkin harus segera dilakukan pencegahan.

“Yang positif akan ditracing lagi keluarganya, datangi lagi rumahnya. Kalau ada ditemukan 1 kasus potiif maka akan ditacking kembali paling tidak tidak menular ke tempat lain,” tungkasnya.

Sementara Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menyebut usai kegiatan swab tes massal di sembilan kecamatan, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi perihal langkah apa yang akan diambil kedepan untuk membebaskan Kota Makassar keluar dari pusaran Covid-19. Apalagi masih berstatsu zona merah.

“Kita akan evaluasi bagaimana data-data yang terkumpul kemudian kita akan mengambil kebijakan-kebijakan apakah perlu dilanjutkan atau mungkin ada langkah-langkah lain yang akan kita ambil untuk tetap mejaga pengendalian Covid-19 ini,” singkat Rudy.(rul)

Pos terkait